Hal ini dikatakan oleh Menneg BUMN Sofyan Djalil ketika ditemui di kantornya, Gedung
Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (4/12/2007).
"BTN masuk dalam daftar privatisasi 2008 yang akan diajukan ke Komite Privatisasi
tetapi untuk mekanismenya akan dibicarakan lebih lanjut apakah IPO atau strategic
sales," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seharusnya hari ini, tapi kan harus dengan kehadiran seluruh menteri terkait," ujarnya.
Dalam kesempatan terpisah, Deputi Menneg BUMN bidang Privatisasi dan Restrukturisasi Mahmuddin Yassin mengatakan bahwa Komite Privatisasi masih menunggu kehadiran menteri-menteri terkait sektor BUMN yang akan diprivatisasi untuk keputusan mengenai BUMN yang masuk daftar privatisasi 2008.
"Untuk BTN memang waktu itu DPR pernah menanyakan mengenai kelanjutan privatisasinya, tapi kan hal ini tergantung mengenai pembahasan di Komite Privatisasi nanti," tuturnya. (dnl/ir)











































