Jadi Bankir Terbaik, Burhanuddin Sebaiknya Tidak Ditahan

Jadi Bankir Terbaik, Burhanuddin Sebaiknya Tidak Ditahan

- detikFinance
Selasa, 29 Jan 2008 11:48 WIB
Jadi Bankir Terbaik, Burhanuddin Sebaiknya Tidak Ditahan
Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah yang dinobatkan sebagaii bankir terbaik, sebaiknya tidak ditahan meski telah menjadi tersangka. Jika ditahan, dampaknya bisa sangat luar biasa.

Pendapat tersebut disampaikan Agus Martowardojo usai seminar "Peluang dan Tantangan Perekonomian Indonesia Menghadapi Turbulensi Ekonomi Dunia dan Dalam Negeri" di Financial Hall Graha Niaga, Jakarta, Selasa (29/1/2008). Namun pendapat tersebut adalah dari pribadi Agus, dan tidak terkait jabatannya baik sebagai Dirut ataupun Ketua Umum Ikatan Bankir Indonesia (IBI).

"Saya berpendapat tidak perlu ditahan karena beliau ini sebelumnya terpilih Banker of The Year tahun ini. Coba Anda bayangkan bagaimana dampaknya kalau sampai beliau ditahan," kata Agus.

Seperti diketahui, Burhanuddin pada Oktober 2007 lalu pernah menerima gelar 'Best Central Bankers Award 2007' versi Global Finance Magazine. Burhanuddin mendapat gelar tersebut karena dinilai berhasil menjaga stabilitas makro ekonomi.

Ada kaitannya dengan proses pemilihan Gubernur BI? "Saya tidak mau komentar dengan masalah itu," tegas Agus.

Agus sendiri mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Secara institusi sebagai Ketua IBI, Agus meminta agar semua pihak menjunjung tinggi praduga tak bersalah.

"Dan kami juga ingin prosesnya dilakukan dengan cepat. Agar institusinya nanti tidak terdampar, karena sayang sekali kalau Bank Indonesia yang kredibilitasnya sudah lama dibangun selama 10 tahun ini terkena dampak ini," pungkasnya.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads