BI Belum Dilapori Soal Maraknya Pembobolan Kartu Kredit

BI Belum Dilapori Soal Maraknya Pembobolan Kartu Kredit

- detikFinance
Senin, 25 Feb 2008 14:01 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) hingga kini mengaku belum mendapatkan laporan resmi dari perbankan soal pembobolan kartu kredit. Namun diakui, NPL kartu kredit cukup tinggi di tahun 2007.

"Kebetulan belum ada yang melaporkan. Belum ada yang lapor secara resmi," kata Deputi Gubernur BI Siti Fadjrijah yang ditemui di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/2/2008).

Sebelumnya beredar kabar bahwa ada pembobolan kartu kredit marak. Hal itu terkait dengan migrasi dari kartu magnetik ke kartu chip yang dinilai lebih aman.

General Manager BNI Sahala Oloan Manik mengatakan, BNI sudah melakukan langkah antisipasi untuk mengamankan data pemilik kartu terkait peluang pembobolan adanya konversi kartu kredit. Kalaupun ada pembobolan, Sahala menepis hal itu berkaitan dengan konversi ke chip.

Sementara BCA mengaku sudah mengantisipasi adanya risiko terkait migrasi tersebut.

"Dalam setiap peralihan sistem risiko yang seperti itu sudah kita siapkan cost-nya dalam operasional risk. Jadi kita sudah antisipasi," kata Kakanwil VIII BCA Darmawan S.

Fadjrijah mengakui bahwa NPL kartu kredit memang cukup tinggi di tahun 2007. "Iya, tapi saya nggak tahu angkanya, nggak hafal," jelasnya.

Menurut Fadjrijah, NPL kartu kredit paling tinggi justru datang dari bank asing.

"Kalau nggak salah, yang paling besar bank asing tapi saya nggak ada angkanya," pungkasnya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads