Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ditemu di kantornya Gedung Dhanapala, Jalan Wahidin, Jakarta, Jumat (29/2/2008).
"Mudah-mudahan bisa lebih banyak lebih baik, kalau masuk ke benchmark pemerintah mau beli sesuai dengann kebutuhan investasi mereka cocok untuk mereka dari sisi pendanaan defisit kita yang menurut APBN-P kita lebih tinggi," tuturnya.
Jadi menurutnya memungkinkan bagi pemerintah untuk menambah kuotanya selama penawaran yang masuk masih di dalam benchmark.
Pada kesempatan berbeda Direktur Ritel Bank Mandiri Budi Sadikin mengatakan Bank Mandiri mendapat persetujuan penambahan kuota penjualan ORI004 sebesar Rp 750 miliar dari pemerintah, setelah permintaan ORI004 di Bank Mandiri melebihi target kuota Rp 1,5 triliun.
"Sampai hari ini pukul 13.45 WIB jumlah pemesanan ORI004 di Bank Mandiri sudah mencapai Rp 1,9 triliun," jelasnya.
Wilayah yang paling banyak memesan ORI di Bank Mandiri 59 persen berasal dari DKI Jakarta, 41 persen luar Jakarta yang 7 persennya dari wilayah Timur Jakarta.
Untuk profil pembeli ORI di Bank Mandiri, 60 persennya laki-laki, 40 persen perempuan. "60 persen pembeli merupakan mereka yang umurnya di atas 60 tahun, dan kebanyakkan pegawai negeri serta ibu rumah tangga," ujarnya.
(dnl/ddn)










































