"Penelitiannya ada. Di negara-negara maju, tingkat independensi suatu bank sentral berkaitan erat dengan laju inflasi. Semakin independen bank sentral, semakin mendorong laju inflasi ke tingkat yang rendah," ujar peneliti CSIS, Raymond Atje.
Hal itu disampaikannya dalam seminar "Mempertahankan Independensi Bank Indonesia" di kantornya, Jl Tanah Abang III, Jakarta, Selasa (11/3/2008).
"Namun yang menjadi pertanyaan adalah apa yang menjadi tolak ukur independensi itu. Apakah ia independen ketika berpihak pada pemerintah, ataukah ia independen justru ketika ia menjadi profesional dan lepas sama sekali dari campur tangan pemerintah?" ujar ekonom yang baru saja bergabung ke Bank Danamon, Anton Gunawan.
Menurut Anton, independensi merupakan suatu istilah yang sangat multitafsir. Oleh karena itu, dalam membahas hal ini diperlukan suatu tolak ukur yang legal.
"Maka itu, definisi independensi yang tepat yaitu mengacu pada fungsi legalnya bank sentral, dalam hal ini Bank Indonesia," papar eks ekonom Citibank itu.
Dalam undang-undang dikatakan bahwa fungsi utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai tukar rupiah.
"Dengan demikian independensi BI bisa tercapai ketika BI bisa menjalankan tugasnya dalam menjaga nilai tukar rupiah secara profesional, dalam arti tidak ada suatu otoritas yang apa pun yang dapat melakukan intervensi kepada BI dalam kebijakan-kebijakannya," ujar Anton.
(dro/qom)











































