"Pemerintah tentu kecewa dengan hasil seperti itu, karena itu usulan pemerintah. Apapun usulan pemerintah yang ditolak, pasti pemerintah kecewa," kata Wapres Jusuf Kalla di kediamannya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (18/3/2008).
Kalla menjelaskan, saat ini pemerintah menghormati putusan DPR yang telah melakukan seluruh proses sesuai dengan aturan dan UU yang berlaku. Pemerintah juga siap untuk melangkah ke proses selanjutnya yang telah ditetapkan DPR.
"Apabila sudah menjadi keputusan final DPR, tentu masuk ke tahap kedua yakni presiden mengajukan calon yang baru, dan alurnya juga seperti itu. Jadi kita jalankan saja alurnya sesuai UU," ujarnya.
Paripurna DPR pada hari ini resmi menolak Agus dan Raden setelah diselingi beberapa kali lobi nan alot. Namun keputusan paripurna mencantumkan keberatan dari FPD, FPAN dan PDS.
Kalla mengakui bahwa posisi Golkar dalam penentuan calon gubernur BI kali ini cukup rumit. Kalla menegaskan, Golkar tidak menarik dukungan dalam rapat paripurna itu. Menurut Kalla, Golkar tetap secara penuh mendukung keputusan Komisi XI.
"Karena ini Golkar dalam posisi agak rumit juga. Karena Ketua Komisi XI Golkar, Ketua DPR juga Golkar. Jadi harus dalam posisi sebagai institusi, harus bertahan, mempertahankan atau menjalankan keputusan Komisi XI. Jadi ini posisinya berbeda dengan fraksi lain," jelasnya.
(qom/ddn)











































