Ketahanan Ekonomi Jadi Fokus Pertemuan SEACEN

Ketahanan Ekonomi Jadi Fokus Pertemuan SEACEN

- detikFinance
Jumat, 21 Mar 2008 11:45 WIB
Jakarta - Integrasi pasar keuangan tak bisa lagi dihindari. Karenanya, peningkatan ketahanan ekonomi untuk menghadapi gejolak aliran modal menjadi sesuatu hal yang mutlak.

Masalah itu akan menjadi topik dalam pertemuan Konferensi Bank Sentral negara-negara Asia Pasifik atau South East Asian Central Banks (SEACEN) dan pertemuan tahunan ke-27 yang berlangsung di Gedung BI, Jakarta, mulai 21-23 Maret.

Pertemuan yang mengambil tema "Financial Deepening to Support Monetary Stability and Sustainable Economic Growth" ini dibuka oleh Menko Perekonomian Boediono. Sementara Gubernur BI Burhanuddin Abdullah terpilih menjadi chairman yang akan memimpin seluruh agenda pertemuan.

Burhanuddin menjelaskan topik tersebut dipilih sebagai langkah fundamental yang harus diambil untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dalam menghadapi gejolak aliran modal yang sulit dihindari ditengah maraknya integrasi pasar keuangan dewasa ini.

Upaya pendalaman pasar keuangan atau financial deepening dipercaya mempunyai dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, diversifikasi risiko dan peningkatan pasar. Karenanya, langkah itu perlu dilakukan dengan berhati-hati, dengan memperhitungkan dampak langsung maupun tidak langsung pada aliran modal dan tekanan inflasi, serta pengaruhnya pada formulasi kebijakan moneter.

"Kerjasama antar bank sentral di kawasan seperti SEACEN merupakan piranti kebijakan yang penting bagi otoritas moneter dalam memperkuat upaya mempertahankan kestabilan makro ekonomi," papar Burhanuddin Abdullah dalam sambutan pengantar pertemuan.

Dengan semakin tingginya tingkat integrasi global terutama di pasar keuangan, lanjut Burhanuddin, tidak bisa dipungkiri, bahwa meningkatkan ketahanan perekonomian domestik merupakan pilar utama untuk mengantisipasi gejolak ekstenal yang terjadi.

Melihat kondisi itu, maka menurut Burhanuddin pertemuan akan difokuskan pada tiga hal. Pertama, melihat bagaimana kondisi perkembangan terkini dari pasar keuangan di perekonomian SEACEN ditengah meningkatnya arus liberalisasi dan globalisasi.

Kedua, penguatan ketentuan kehati-hatian yang dilakukan di pasar keuangan sehingga dampak positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dapat terjadi, dengan tetap memperhatikan stabilitas sistem keuangan.

Ketiga, mengukur dampak upaya pendalaman pasar keuangan pada kestabilan moneter, perumusan kebijakan moneter dan downside risks-nya pada aliran modal dan tekanan inflasi, serta policy dilema yang dihadapi oleh otoritas moneter.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh SEACEN adalah kegiatan economic surveillance yang membantu kemampuan deteksi dini, sehingga kebijakan yang pre-emptive bisa dilakukan.Β  Lebih lanjut, menyadari semakin besarnya ancaman 'contagion effect' dari negara tetangga maka kegiatan surveillance perlu dipertajam di tingkat kawasan. Β 

Inilah yang antara lain melatarbelakangi pentingnya kerjasama bank sentral di kawasan.Β  Beberapa inisiatif kerjasama sekarang juga melangkah lebih lanjut dari upaya pencegahan krisis menjadi upaya penanggulangan krisis.

Selain menjadi ajang policy dialogue tentang kebijakan makroekonomi dan tantangan yang dihadapi kawasan, forum ini juga melakukan berbagai inisiatif peningkatan kompetensi sumber daya manusia guna menjamin tercapainya profesionalisme. (dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads