SEACEN bertujuan untuk mendorong terciptanya suatu sistem pengawasan dan supervisi yang lebih baik untuk mengantisipasi situasi gejolak ekonomi sehingga dapat lebih tahan akan gejolak yang terjadi.
Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Boediono saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (24/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boediono mengatakan saat ini memang negara-negara yang berada tergabung dalam SEACEN sudah bisa belajar dalam menghadapi krisis yang terjadi.
"Jadi untungnya, sekarang itu kita belajar dari orang yang sedang mengalami masalah dan kalau bisa kita memperkuat kawasan ini," katanya.
Karena itu Boediono menuturkan perlunya suatu mekanisme untuk memperkuat pengawasan dan supervisi di dalam kawasan ini. "Karena memang transaksi itu tidak bisa di satu negara saja," imbuhnya.
Ketika ditanya apakah perlu dukungan dari China untuk ikut meredam gejolak yang terjadi di AS, Boediono menjawab dengan sendirinya China sadar akan hal ini.
"AS dan Eropa memberikan tekanan ke China tetapi tentunya China sebagai negara besar tidak mau dibegitukan saja. Tetapi mereka tampaknya melihat situasi seperti ini akan mulai terbuka untuk kepentingannya sendiri antara lain karena inflasi di sana tinggi, salah satu cara untuk mengurangi dampak inflasi itu adalah apresiasi dari goods (barang) mereka dan kayaknya kita lihat mereka akan ke sana," tuturnya.
(dnl/ir)
