Demikian disampaikan oleh Direktur Utama BNI Gatot Suwondo usai acara paparan kinerja Kuartal I-2008 di Gedung BNI, Jalan Jend. Sudirman, Jakarta, Senin (28/4/2008).
"Saat ini total provisi kita 83 persen atau senilai Rp 6,65 triliun, kita berencana untuk meningkatkan menjadi 100 persen, jadi kemungkinan Juni masih akan kita cadangkan lagi, tetapi tergantung kondisi keuangan kita," tuturnya.
Dengan begitu, tampaknya sampai Kuartal II-2008, laba BNI masih akan tergerus provisi seperti yang terjadi pada Kuartal I-2008.
Gatot mengatakan peningkatan provisi ini merupakan langkah yang diambil perseroan untuk mengantisipasi kondisi perekonomian yang masih guncang, akibat tidak stabilnya perekonomian global.
"Karena itu kami akan melakukan langkah-langkah penguatan fundamental perseroan," katanya
Adapun pada Kuartal I-2008 laba BNI tergerus provisi menjadi Rp 153 miliar, pencapaian ini turun 61,7 persen dibanding periode yang sama tahun 2007 yang mencapai Rp 400 miliar. (dnl/qom)











































