Pemerintah menunjuk 3 bank investasi yakni Credit Suisse, Deutsche Bank dan Lehman Brothers untuk mengelola transaksi penerbitan obligasi internasional.
Demikian dilansir FinanceAsia.com seperti dikutip AsianBondsOnline, Kamis (8/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana dari hasil penerbitan obligasi global ini akan digunakan untuk menutupi defisit anggaran.
Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto enggan berkomentar lebih lanjut mengenai penerbitan obligasi yang kabarnya akan dilakukan pada bulan Juli ini.
Peraturan badan sekuritas Securities and Exchange Commission (SEC) melarang pemerintah untuk membuka informasi ke publik sebelum obligasi diterbitkan.
"Ketentuan SEC membatasi informasi ke publik penjualan surat berharga yang menggunakan format 144A," ujarnya.
Sebelumnya Indonesia menerbitkan obligasi senilai US$ 2 miliar pada 18 Januari 2008. Pemerintah menunjuk Barclays, HSBC dan Lehman Brothers sebagai joint lead managers. (ddn/qom)










































