Naiknya harga gas, ongkos material dan tanda-tanda pelemahan pertumbuhan dunia menjadi beberapa pertimbangan dalam pertemuan dewan Gubenur BoJ yang berlangsung selama dua hari. Semua pertimbangan ini dinilai akan makin memberatkan kegiatan eskpor negara yang memiliki perekonomian terbesar kedua di dunia ini.
Para ekonom memprediksi BoJ akan terus mempertahankan suku bunganya ini sepanjang tahun kecuali jika terjadi perubahan ekonomi yang dramatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain suku bunga, turunnya saham juga diakibatkan para investor yang melakukan aksi ambil untung setelah indeks sempat menyentuh level yang tinggi selama empat bulan," kata seorang pedagang saham seperti dikutip AFP, Selasa (20/5/2008).
Indeks Nikkei-225 ditutup menurun 109,52 poin menjadi 14.160,09 pada perdagangan hari ini. (lih/aba)











































