Burhanuddin 3 Jam Hadiri Sertijab Gubernur BI

Burhanuddin 3 Jam Hadiri Sertijab Gubernur BI

- detikFinance
Kamis, 22 Mei 2008 14:35 WIB
Burhanuddin 3 Jam Hadiri Sertijab Gubernur BI
Jakarta - Burhanuddin Abdullah akhirnya bisa mendatangi acara serah terima jabatan (sertijab) Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada gubernur BI terpilih Boediono. Burhanuddin diberi waktu 3 jam oleh Mabes Polri untuk ke acara tersebut.

Burhanuddin yang memakai pakaian jas lengkap datang bersama istrinya. Tidak terlihat pengawalan yang mencolok dari pihak kepolisian terhadap tersangka kasus aliran dana BI itu.

Acara sertijab BI dilakukan di gedung Kebon Sirih, kompleks BI, Jakarta, Kamis (22/5/2008) yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Burhanuddin memasuki ruangan sertijab bersamaan dengan Boediono dan barisan gubernur BI lainnya. Burhanuddin duduk disamping Boediono yang selanjutnya melakukan penandatanganan serah terima jabatan.

Boediono yang mewakili BI juga memberikan cendera mata dan kenang-kenangan kepada Burhanuddin atas pengabdiannya selama memimpin BI.

Burhanuddin selanjutnya memberikan sambutan yang diucapkan kebanyakan tanpa ekspresi. Mantan gubernur BI itu merasa bersyukur bisa berkumpul dan bertemu muka dengan mitranya di BI dalam serah terima jabatan gubernur BI.

"Karena beberapa waktu lalu saya kan menuliskan surat permohonan maaf bahwa saya tidak bisa bertemu muka dalam acara sertijab. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Boediono menjadi gubernur BI yang baru, dan saya yakin Pak Boed dapat mengarahkan perekonomian kita di 5 tahun mendatang menjadi lebih baik," ungkap Burhanuddin.

Burhanuddin menceritakan masa 5 tahun masa kepemimpinannya di BI seharusnya ada 1.825 hari. "Tapi 40 hari terakhir saya habiskan di tempat lain (tahanan Mabes Polri)," ujarnya dengan raut wajah datar.

Burhanuddin mengatakan Boediono adalah seniornya di BI dulu. Dan Boediono berhak mendapat dukungan dari semua untuk secara bersama-sama memfokuskan diri dan mengembalikan situasi di BI menjadi semakin stabil.

"Saya melihat perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini tidak terlalu menggembirakan, tapi dengan kepemimpinan Pak Boed dibantu dengan dewan gubernur dan dibantu staf BI saya yakin situasi ini dapat diatasi," katanya.

Tak lupa Burhanuddin secara pribadi juga mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya apabila selama ini ada kata dan perbuatannya yang tidak berkenan.

"Saya tahu, waktu masih sangat panjang silaturahmi tidak harus dihentikan. Mungkin apabila anda sekalian bertemu saya di persimpangan jalan dan saya lupa, saya ingin disapa sebagai bagian dari BI, karena saya pernah menghirup udara dan atmosfer di BI dan semoga BI tetap sukses di bawah kepemimpinan yang baru," pungkasnya.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads