Demikian dikatakan Direktur Utama PPA, M Syahrial, usai acara temu investor di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/6/2008).
"Tahun ini kami akan melepas aset-aset saham pemerintah di MayBank sebanyak 3%, Lippo 1,8% dan BII," kata Syahrial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Langkah ini merupakan salah satu cara untuk memenuhi target setoran kami ke Ditjen Kekayaan Negara (DJKN) yang tahun ini direvisi menjadi Rp 3 triliun," kata Syahrial.
Pada awal tahun 2008, DJKN menargetkan setoran dari PPA sebesar Rp 600 miliar, namun karena kondisi ekonomi dan sebagainya target setoran PPA dinaikkan.
Selain penjualan aset saham di bank tadi, PPA juga akan melepas aset-aset saham non bank seperti perusahaan asuransi dan lainnya.
"Aset Texmaco juga akan kita kejar, pelunasan industri petrokimia yang nilainya Rp 3,2 triliun itu juga akan diusahakan dilakukan pelunasan sebagian ada juga kredit skala kecil menengah sebesar Rp 300 miliar. Jadi dengan langkah-langkah itu kita harapkan dapat memenuhi target setoran PPA tahun ini," katanya.
Sementara melalui program lelang aset tahap I PPA menargetkan 80% dari limit Rp 1,1 triliun. "Insya Allah pada bulan Agustus ini kalau sudah dapat izin dari Depkeu kita akan melelang aset properti yang kami miliki nilainya kira-kira Rp 800 miliar. Jadi di luar aset properti untuk memenuhi target setoran tahun ini kami membutuhkan sekitar Rp 1,2 triliun lagi," jelas Syahrial.
(ir/ddn)











































