Hingga akhir Mei pendapatan Bank Mega Syariah dari fee based mencapai Rp 9 miliar. Salah satu untuk mengejar target tersebut Bank Mega Syariah melakukan kerjasama dengan Telkom dalam jasa pembayaran telekomunikasi.
Demikian dikatakan oleh Direktur Bisnis Bank Mega Syariah Ani Murdiati dalam usai acara perjanjian kerjasama (PKS) antara Telkom dengan Bank Mega Syariah di Wisma Bank Mega, Jakarta, Selasa (17/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, Bank Mega Syariah juga menargetkan penyaluran pembiayaan sektor telekomunikasi hingga akhir tahun mencapai Rp 400 miliar, bahkan hingga akhir Mei pencapaiannya sudah sebesar Rp 200 miliar.
"Sektor telekomunikasi ini tidak terpengaruh oleh krisis sehingga layak untuk diberikan pembiayaan," ujarnya.
Selama ini, lanjut Ani, Bank Mega Syariah cukup fokus dalam pembiayaan sektor telekomunikasi, dimana hampir 20% pembiayaannya di salurkan kesektor ini. Selain itu juga ada sektor lain seperti pertambangan, industri kertas, infrastruktur dan lain-lain.
"Dalam waktu dekat kita melakukan pembiayaan sebesar Rp 150 miliar untuk bidang telekomunikasi, untuk wilayah Jawa Tengah sebesar Rp 75 miliar termasuk provider dari Telkom dan untuk wilayah Indonesia Timur sebesar Rp 75 miliar," paparnya.
(hen/ir)










































