Bank UOB Buana Targetkan Kredit Rp 17 Triliun

Bank UOB Buana Targetkan Kredit Rp 17 Triliun

- detikFinance
Jumat, 20 Jun 2008 15:32 WIB
Bank UOB Buana Targetkan Kredit Rp 17 Triliun
Jakarta - PT Bank UOB Buana Tbk menargetkan penyaluran kredit Rp 17 triliun hingga akhir tahun 2008. Rencananya mereka akan membidik segmen UMKM yang kini merupakan debitor terbesar Bank UOB Buana.
 
Demikian dikatakan oleh Direktur Keuangan PT Bank UOB Buana Tbk Safrullah Hadi Saleh usai acara RUPSLB dan RUPST di Hotel Shangri La, Jakarta, Jumat (20/6/2008).
 
"Kita menarget penyeluran kredit hingga Rp 17 triliun hingga akhir 2008 per Mei ini baru tersalurkan 13 triliun dimana mayoritas UMKM 75%," ungkapnya.
 
Dari pencapaian 75% tersebut, sisanya adalah didominasi oleh kredit konsumer antara 10% hingga 20% sedangkan sisanya untuk kredit komersil.
 
"Mengenai kenaikan BI Rate, kita belum memutuskan ada kenaikan suku bunga, suku bunga kita sekarang berada kisaran 11,5%," imbuhnya.
 
Bahkan ia mengatakan untuk tahun ini tingkat NPL di Bank UOB Buana terus mengalami penurunan yaitu sekitar 3% gross, jauh lebih rendah pada tahun 2007 lalu yang mencapai 4%.
 
Hasil RUPST hari ini memutuskan untuk melunasi obligasi subordinasi sebesar Rp 282 miliar pada bulan Juni 2009. Pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih tahun 2007 setelah dikurangi cadangan umum dibukukan sebagai laba ditahan.
 
Hingga 31 Desember 2007 PT Bank UOB Buana Tbk berhasil membukukan laba bersih hingga Rp 420,30 miliar atau meningkat sebesar 11 miliar dibandingkan dengan laba bersih tahun 2006, hal ini dikontribusi oleh pertumbuhan kredit sebesar 22% dan peningkatan pendapatan operasional hingga 15%.
 
Mengenai tender offer khususnya mengenai harga saham UOB Buana, setelah proses tersebut akan ditentukan dengan harga saham tertinggi dalam 90 hari sebelum tanggal pengumuman ditambah premium berdasarkan ketentuan Bepepam-LK.
 
"Untuk revisi setelah tender offer, itu bukan kewenangan kami tetapi di bawah kewenangan pemegang saham mayoritas," tuturnya.
(hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads