Bank Asing Kuasai Pendapatan Fee Based

Bank Asing Kuasai Pendapatan Fee Based

- detikFinance
Rabu, 25 Jun 2008 12:20 WIB
Jakarta - Bank-bank asing masih akan memimpin pendapatan fee based dari sektor di luar pendapatan tetap seperti SBI, surat berharga dan lain-lain.

Pendapatana fee based bank asing lebih besar dibandingkan dengan bank-bank lokal karena produk yang ditawarkan sangat beragam.

Demikian disampaikan olehTreasurer Bank Internasional Indonesia (BII) Frederick Weoseke dalam acara Training for Journalist, introduction to treasury, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (25/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang ini hampir 70% pendapatan bank berasal dari net interest income sedangkan fee based-nya hanya 30%, namun untuk tren bank di luar negeri 60%Β  untuk net interest income, fee based-nya 40%," jelasnya.

Ia mengatakan selama ini pendapatan perbankan lebih banyak didominasi oleh pendapatan dari kredit, surat berharga dan lain-lain. "Dua line ini yang paling besar dari perbankan," tambahnya.

Sementara itu Kepala Divisi Financial Market Sales BII Sutyas H. Murti mengatakan, bahwa tren perolehan pendapatan perbankan akan terus bergeser sampai ke titik keseimbangan antara pendapatan tetap dengan fee based.

"Kalau ke depannya bisa mencapai 50%:50%, yang sekarang itu yang bisa dicapai hanya oleh bank-bank asing dengan aneka ragam produknya. Nantinya memang akan bergeser ke sana," ujar Sutyas.

Sutyas mengatakan salah satu fee based yang diperoleh dari bank-bank asing yang cukup besar dari layanan LC yang banyak digarap oleh bank-bank asing.

"Produk LC memberi peluang untuk fee based, asing memberi fasilitas LC lebih baik dengan potensi margin yang tinggi," jelasnya. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads