Pendapatana fee based bank asing lebih besar dibandingkan dengan bank-bank lokal karena produk yang ditawarkan sangat beragam.
Demikian disampaikan olehTreasurer Bank Internasional Indonesia (BII) Frederick Weoseke dalam acara Training for Journalist, introduction to treasury, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (25/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan selama ini pendapatan perbankan lebih banyak didominasi oleh pendapatan dari kredit, surat berharga dan lain-lain. "Dua line ini yang paling besar dari perbankan," tambahnya.
Sementara itu Kepala Divisi Financial Market Sales BII Sutyas H. Murti mengatakan, bahwa tren perolehan pendapatan perbankan akan terus bergeser sampai ke titik keseimbangan antara pendapatan tetap dengan fee based.
"Kalau ke depannya bisa mencapai 50%:50%, yang sekarang itu yang bisa dicapai hanya oleh bank-bank asing dengan aneka ragam produknya. Nantinya memang akan bergeser ke sana," ujar Sutyas.
Sutyas mengatakan salah satu fee based yang diperoleh dari bank-bank asing yang cukup besar dari layanan LC yang banyak digarap oleh bank-bank asing.
"Produk LC memberi peluang untuk fee based, asing memberi fasilitas LC lebih baik dengan potensi margin yang tinggi," jelasnya. (hen/ir)











































