Bank Indonesia (BI) memperkirakan full impact dari kenaikan BBM di 24 Mei akan terjadi pada bulan ini.
"Pada prinsipnya semua instrumen akan digunakan oleh BI untuk meredam inflasi," ujar Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai penahanan suku bunga bank sentral AS (The Fed) terhadap kinerja ekonomi RI, dampaknya hingga pagi ini masih positif.
Dalam pernyataannya, The Fed masih mengkhawatirkan inflasi dalam beberapa waktu kedepan.
"Saat ini inflasi masih menjadi fenomena global karena harga komoditas dan minyak sehingga menjadi tantangan bagi seluruh bank sentral di seluruh dunia, jadi bukan hanya BI saja," ujarnya.
BI juga akan merespons dengan kebijakan yang akan dibahas dalam Rapat Dewan Gubernur pada pekan depan.
"Kita belum lihat secara keseluruhan dari ekonomi," ujarnya mengenai perkiraan suku bunga BI Rate.
Pelantikan Hartadi
Hartadi dilantik melalui Keppres No 43/P/2008 sebagai deputi gubernur yang menjabat hingga 2013.
Dewan Gubernur BI, kalangan bankir tampak menghadiri pelantikan Hartadi. (ddn/qom)










































