Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BEI Arifin Indra dalam jumpa pers di kantornya, Gedung Bursa Efek Indonesia, Jalan Jend. Sudirman, Jakarta, Kamis (17/7/2008).
"BEI di saat ini mendapatkan sumber-sumber dana yang kompetitif supaya pembiayaan ke sektor riil khususnya untuk ekspor tetap sustain. Pinjaman ini akan digunakan BEI untuk kegiatan pembiayaan ekspor, " jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pinjaman tersebut bertenor 1 tahun dengan suku bunga yang diberikan sangat kompetitif untuk pinjaman dolar yaitu sebesar LIBOR + 0,8%, dan akan cair mulai besok," katanya.
Selain itu, perseroan juga mendapatkan fasilitas tambahan berupa greenshoe option hingga mencapai US$ 80 juta, yang diberikan bersamaan dengan fasilitas pinjaman sindikasi tersebut.
"Dengan adanya pinjaman ini, BEI akan terus memaksimalkan usahanya untuk meningkatkan pertumbuhan ekspor Indonesia dari segi pembiayaannya. PInjaman ini memperlihatkan bahwa jaringan kita di dunia internasional sudah cukup kuat dan kami memiliki kepercayaan dari dunia luar," ujarnya. (dnl/ir)











































