Grup Santander ini dimiliki oleh Banco de Venezuela, yang merupakan salah satu bank nasional terbesar yang mengoperasikan dana US$ 700 juta.
Chavez yang kerap dijuluki Presiden kiri ini, sudah mengancam akan mengambil alih bank tersebut sejak akhir tahun lalu. Kala itu Chavez mengatakan akan membeli kepemilikan Santander dari Banco de Venezuela setelah Santander meminta izin untuk menjual perusahaannya ke perusahaan keuangan lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Santander sendiri hingga kini menolak memberikan pernyataan atas rencana Presiden Chavez itu.
Dalam dua tahun terakhir pemerintah sosialis Venezuela di bawah pimpinan Chavez, telah mengambilalih sejumlah perusahaan besar yang dimiliki swasta seperti sektor perminyakan, telekomunikasi, baja dan semen.
Meski di dalam negeri Chavez cukup populer dengan mengandalkan basis masyarakat miskin, namun kalangan barat menilai upaya Chavez adalah kamuflase, karena tetap saja penduduk miskin di negara Amerika Selatan itu tidak mengalami perbaikan taraf hidup. (ir/ir)











































