SMF Kaji Lagi Penerbitan Obligasi

SMF Kaji Lagi Penerbitan Obligasi

- detikFinance
Kamis, 14 Agu 2008 18:02 WIB
Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mengkaji kembali rencana penerbitan obligasi syariah yang semula akan diterbitkan Oktober 2008. Kondisi ekonomi yang sedang kurang kondusif menjadi sebab utamanya.

"Rencana penerbitan obligasi syariah sedang kami kaji kembali. Kondisi ekonomi dan pasar modal sedang kurang baik, jadi kami sedang mengamati kembali," ungkap Corporate Communication SMF, Sigismond.

Demikian diungkapkan saat ditemui detikFinance disela public expose Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di hotel Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (13/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tadinya SMF berencana menerbitkan obligasi syariah senilai Rp 200 miliar pada Oktober mendatang. Obligasi syariah ini merupakan bagian dari agenda SMF menerbitkan obligasi senilai Rp 400 miliar tahun ini.

Seharusnya, pada bulan Mei lalu, SMF bermaksud menerbitkan obligasi konvensional sebesar Rp 200 miliar. Namun akibat kondisi pasar yang sedang kurang kondusif, rencana tersebut belum juga dilaksanakan hingga saat ini.

Begitu juga nasibnya dengan rencana penerbitan obligasi syariah sebesar Rp 200 miliar. Akibat buruknya kondisi pasar modal yang berkepanjangan, serta tingginya inflasi yang membuat tingginya tingkat suku bunga bank sentral, membuat perseroan menimbang-nimbang kembali rencana penerbitan obligasi tersebut.

"Kami masih memantau apakah lebih baik menerbitkan obligasi konvensional menjadi Rp 400 miliar atau menerbitkan obligasi syariah saja senilai Rp 200 miliar," jelas Sigismond.

Menurut Sigismond, jika pada akhirnya yang diambil adalah opsi obligasi syariah Rp 200 miliar, maka rencana penerbitan obligasi konvensional Rp 200 miliar ditunda hingga tahun depan.

"Tapi masih kami lihat lagi. Bisa jadi akhirnya diambil opsi menerbitkan obligasi konvensional sebesar Rp 400 miliar," ujar Sigismond.

Dua obligasi tersebut memiliki tenor 5 tahun dengan tingkat suku bunga tetap. Yieldnya di kisaran 0,75-1% di atas yield SUN FR0033, atau sekitar 12,01-12,26%.

Obligasi ini memperoleh peringkat idAA dari lembaga pemeringkat Pefindo. Penjamin emisi yang ditunjuk SMF adalah PT Bahana Securities dan PT Trimegah Securities.

Dana perolehan rencananya akan digunakan untuk penyaluran KPR dalam bentuk pinjaman kepada lembaga-lembaga penyalur KPR.
(dro/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads