Hal tersebut disampaikan Country Manager IFC untuk Indonesia, Adam Sack di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (27/8/2008).
Β
"Tahun sebelumnya IFC sudah berinvestasi di Danamon dan BII, total investasi keduanya mencapai lebih dari US$ 100 juta untuk bantuan kredit. Porsi Danamon lebih besar dari BII," ujarnya.
IFC belum menentukan bank mana yang akan dipilih tahun ini. "Tapi sudah ada beberapa yang dijajaki," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan kredit terus tinggi, pada saat inflasi juga mulai naik, dan belanja konsumen juga mengalami tekanan
"Pada saat inflasi tinggi dan rising interest rate yang mulai naik, dan bisa memberikan pressure tiba-tiba kepada sistem. Jadi saya setuju dengan BI bahwa kredit growth yang sangat cepat di makroekonomi seperti ini hrs diamati secara hati-hati oleh BI dan bank-bank," ujarnya.
Meskipun demikian pertumbuhan ekonomi masih akan kuat dan banyak kesempatan perusahaan untuk tumbuh dan untuk itu perusahaan ini membutuhkan pembiayaan dari bank.
"Jadi yang harus diamati tergantung dari kemana dia akan pergi dan bagaimana penyalurannya," ujarnya.Β
(ddn/qom)











































