Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 03 Sep 2018 13:41 WIB

Ditjen Pajak Belum Dapat Seluruh Data Rekening WNI di Luar Negeri

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah
Jakarta -
Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan mengaku belum mendapatkan data keuangan warga negara Indonesia (WNI) secara menyeluruh dari para lembaga keuangan dan perbankan asing.
Direktur Penyuluhan dan Pelayanan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan otoritas nasional baru bisa mendapatkan data keuangan WNI dari bank asing paling lambat akhir September 2018.
"Memang belum. Baru akhir September ini pertukaran kita lakukan," kata Hestu saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Senin (3/9/2018).
Hestu menjelaskan mengapa otoritas pajak nasional belum menerima seluruh data keuangan WNI dari lembaga keuangan asing. Salah satu penyebabnya adalah karena batas waktu yang sudah ditentukan.

Hestu menjelaskan, untuk nasabah asing, perbankan dan lembaga keuangan wajib menyampaikan data melalui OJK paling lambat 1 Agustus 2018, dan OJK menyampaikannya kepada DJP paling lambat 31 Agustus 2018.
Adapun, data nasabah asing tersebut akan dipertukarkan dengan data keuangan WNI dari 88 negara mitra AEoI paling lambat 30 September 2018 nanti.
"Jadi kita akan menerima data keuangan (aset) para WNI kita yang disimpan di luar negeri nanti akhir September ini," ungkap dia.




Saksikan juga video 'Banyak Wajib Pajak Jadikan Istri Sebagai Tumbal Data Pajak':

[Gambas:Video 20detik]

Ditjen Pajak Belum Dapat Seluruh Data Rekening WNI di Luar Negeri
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed