Follow detikFinance
Senin 28 Mar 2016, 06:56 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Dompet Hilang? (1)

Aidil Akbar - detikFinance
Apa yang Harus Dilakukan Ketika Dompet Hilang? (1) Foto: Istimewa
Jakarta - Di zaman sekarang yang serba modern dan kita ketergantungan dengan teknologi, ada yang mengatakan kalau lebih baik ketinggalan dompet daripada ketinggalan HP, benar kan?

Apalagi semakin banyak hal yang harus kita pikirkan dan kerjakan, membuat banyak di antara kita kemudian menjadi sembrono dengan barang-barang kita seperti HP dan dompet tadi.  

Kalau tidak percaya, coba saya tanya, seberapa sering anda ketinggalan hand phone atau barang lain? Entah ketinggalan di bioskop, di WC, di kantor atau bahkan di rumah.

Saya termasuk salah satunya (mengaku dosa nih). Tapi syukurnya 99% barang saya yang tertinggal kembali ke saya dalam keadaan utuh (menurut orang itu tergantung amal ibadah sih, hahaha joke).

Kalau kita ingat bahwa barang kita ketinggalan sih masih tidak masalah. Yang kemudian menjadi masalah besar adalah kalau kita sampai kehilangan barang, dan yang lebih fatal adalah kehilangan dompet.  

Naaaah, ketika hal ini terjadi banyak dari kita yang kemudian panik dan tidak tahu harus berbuat apa? Mendadak kita bingung, padahal detik-detik, menit-menit dan jam-jam awal dari kehilangan barang (dompet) kita itu akan menentukan seberapa besar 'kerugian finansial' yang dapat terjadi di kita.  

Semakin kita bisa berfikir jernih dan melalukan beberapa hal penting, maka posisi keuangan kita akan semakin aman.

So?Apa saja yang harus kita lakukan ketika kita menemukan dompet kita hilang? Mari kita bahas langkah-langkah berikut ini:

Dompet tiba-tiba hilang, apa sih yang pertama-tama harus kita lakukan? Jangan panik.

Zaman sekarang baik pria maupun wanita banyak yang menggunakan dompet panjang.  Permasalahannya bagi yang pria adalah, banyak dari pria pengguna dompet ini suka lupa kalau kantong belakang celananya pendek, sehingga dompet akan menonjol keluar, dan sudah pasti menjadi sasaran empuk bagi tindak kejahatan.  

Kadang sebenarnya tidak lupa, tapi cenderung sengaja biar dompet keliatan. Banyak dari laki-laki sekarang juga menggunakan tas kecil (saya pakai ini). Selain untuk bawa dompet yang besar, bisa juga sekalian tempat untuk SmartPhone (pasti punya lebih dari 1 kan), dan tempat membawa barang lainya, seperti charger, power bank, dan lain-lain.

Gunanya adalah supaya tidak repot membawa seluruh barang tersebut di tangan, dan tidak menuh-menuhin kantong celana depan yang berakibat menonjol.

OKe, kembali ke kondisi di atas, ternyata anda baru sadar dompet anda hilang, lalu apa yang harus anda lakukan? Jangan panik karena panik akan memperkeruh kondisi.  

Ingat-ingat dulu kapan terakhir anda pegang, buka, atau mengambil uang dari dompet anda. Nah, Sambil mencoba mengingat-ingat kapan terakhir anda bersentuhan dengan dompet anda tersebut, lakukan beberapa hal di bawah ini.

1. Telpon Bank Anda
Apabila anda menyimpan kartu ATM/Debit Card di dalam dompet anda, maka hal pertama yang harus anda lakukan adalah menelpon bank anda untuk memberitahukan bahwa dompet dan kartu anda hilang.  

Meskipun kartu ATM / Debit Card menggunakan nomor PIN, tapi sering kali kita lupa dan menempatkan PIN tersebut di dalam dompet juga. Atau anda yang gemar menggunakan nomor PIN tanggal ulang tahun, maka kalau ada KTP anda di dalam dompet yang hilang tersebut, dengan mudah pencuri atau orang yang menemukan menguras isi rekening anda.

Dengan menginformasikan bank anda, setidaknya mereka bisa melakukan sesuatu terhadap rekening anda, misalnya diblok sementara. Sehingga tidak ada orang yang bisa mengakses rekening anda, kecuali diri anda sendiri.

2. Telpon Penerbit Kartu Kredit
Setelah beres dengan urusan bank, maka langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah menelpon penerbit kartu kredit anda segera. Di Indonesia kartu kredit lebih mudah untuk dibobol dibandingkan kartu debit.

Mengapa? Karena merchant di Indonesia belum semua (bahkan mayoritas) tidak menjalankan disiplin untuk mencocokan tanda tangan di kartu dan slip kartu, atau dengan KTP. Di lain pihak ini bisa menjadi pintu untuk anda melakukan complain apabila kartu anda terlanjur dipakai dan merchant tidak mengecek dan mencocokan tanda tangannya.

Pembobol kartu kredit biasanya akan segera membelanjakan kartu anda di tempat-tempat yang menjual barang yang kecil tapi dengan harga yang tinggi. Itu sebabnya biasanya sasaran belanja kartu kredit curian mereka adalah toko penjual HP atau bahkan toko penjual perhiasan dan emas batangan.  

Hati-hati. Saat ini sudah ada fitur tambahan berpa nomor PIN untuk transaksi dengan menggunakan kartu kredit, tapi lagi-lagi hal ini belum dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Ingat mengerti mengelola keuangan tidak hanya tahu hal-hal yang rumit seperti menghitung kebutuhan dana pendidikan, dana pensiun, asuransi dan investasi, tapi tips-tips simple seperti kehilangan dompet juga perlu anda ketahui.  

Dan tips-tips lainnya yang seru, ringan dan penting juga dibahas di workshop-workshop keuangan seperti workshop BasicFP bersertifikasi RPP, info bisa dilihat di sini >> https://bit.ly/bfpapr1 atau untuk yang ingin belajar mengelola keuangan sederhana bisa buka di sini >> https://bit.ly/pmreg21, sementara bila ingin belajar investasi di reksa dana bisa ikutan di sini >>  https://bit.ly/rdreg22.

Setelah langkah-langkah di atas, langkah selajutnya apakah yang harus dilakukan? Akan dibahas pada tulisan berikutnya. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed