Follow detikFinance
Rabu 01 Mar 2017, 06:44 WIB

Double Claim Asuransi Kesehatan Menguntungkan, Siapa Bilang?

Bareyn Mochaddin - detikFinance
Double Claim Asuransi Kesehatan Menguntungkan, Siapa Bilang? Foto: Istimewa
Jakarta - Bayangkan anda sedang memilih untuk sebuah proteksi untuk kesehatan anda, apa yang biasanya anda harapkan dari sebuah asuransi kesehatan?

Ketika memilih sebuah produk keuangan yang akan memberikan anda proteksi atau perlindungan, tentu anda menginginkan sebuah perlindungan yang maksimal bukan? Seperti kemudahan klaim, 'perlindungan' atas penyakit yang cukup luas, dan adanya kerja sama yang baik dengan rumah sakit pilihan anda.

Namun demikian, biasanya ketiga hal tersebut belum dapat memenuhi rasa aman dalam diri anda. Karena biasanya -dan entah mengapa- kebanyakan orang Indonesia selalu berbicara tentang untung rugi ketika memilih produk asuransi.

Boleh anda akui atau tidak, meski asuransi yang anda miliki telah memberikan proteksi maksimal seperti proteksi yang luas atas penyakit, kerja sama yang baik dengan rumah sakit, dan adanya kemudahan klaim, Anda pasti selalu ingin lebih, dalam hal apapun.

Contoh sederhana, ketika ada yang menawarkan asuransi yang dapat memberikan 'double claim' dan katanya anda bisa mendapatkan dua kali penggantian, maka anda akan ambil asuransi tersebut.

Katakanlah anda telah memiliki asuransi dari kantor yang meng-cover seluruh biaya rumah sakit anda, lalu anda ditawari lagi asuransi tambahan yang katanya bisa double claim dengan penggantian Rp 1.000.000 per hari cukup dengan salinan kwitansi saja, menarik bukan?

Sampai sini anda berpikir, dengan memiliki asuransi ini maka anda bisa melakukan 'double claim'. Anda bisa gratis berobat dan tidak perlu mengeluarkan biaya rumah sakit karena telah ditanggung oleh asuransi tempat anda bekerja, dan anda bermodalkan salinan kwitansi akan mendapat Rp 1.000.000 dikalikan jumlah anda dirawat yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi yang berbeda. Begitu kan?

Yakin seperti itu? Sayangnya tidak.

Bila anda menghabiskan biaya rumah sakit sebesar Rp 5.000.000 untuk 5 hari rawat, dan semuanya ditanggung oleh asuransi kesehatan dari kantor, maka anda tidak akan mendapatkan Rp 5.000.000 tambahan dari asuransi lainnya. Anda tidak akan mendapatkan penggantian tambahan dari asuransi yang katanya bisa 'double claim' karena seluruh biaya pengobatan telah diganti oleh asuransi tempat anda bekerja.

Hal ini bukanlah sesuatu yang mengada-ada, tapi didasarkan pada prinsip asuransi bahwa asuransi bukanlah tempat mencari keuntungan, tetapi sarana untuk mengganti kerugian. Artinya, bila anda memiliki 2 polis asuransi kerugian dan salah satunya telah mengganti kerugian anda secara penuh, maka perusahaan asuransi lainnya tidak akan mengganti lagi kerugian anda.

Berarti perusahaan asuransi membohongi saya dong, artinya tidak bisa double claim? Tidak juga, karena double claim itu bisa dilakukan, tapi tidak akan memberikan penggantian lebih dari kerugian anda.

Kondisi ini dapat terjadi jika asuransi kantor anda misalnya hanya mengganti senilai Rp 3.000.000 padahal anda menderita kerugian senilai Rp 5.000.000 untuk 5 hari biaya pengobatan anda. Maka yang akan diganti dari asuransi tambahan yang anda beli adalah Rp 2.000.000 untuk 5 hari biaya pengobatan anda. Di sini, anda bisa melakukan 'double claim' dan anda akan bisa menutup kerugian yang telah anda bayar dengan uang pribadi anda senilai Rp 5.000.000.

Dengan double claim, asuransi tambahan anda akan mengganti selisih yang belum dibayarkan oleh asuransi lainnya untuk menutupi kerugian anda. Sehingga pada intinya, anda tidak akan mendapatkan keuntungan dari asuransi tambahan yang telah anda beli. Jelas kan?

Oleh karena itu, bila anda telah membayar premi yang untuk perlindungan senilai Rp 1.000.000 per hari, silakan pikirkan ulang. Apakah anda butuh perlindungan dengan nilai tersebut padahal kerugian telah ditutupi oleh asuransi dari kantor? Atau jumlah tersebut belum cukup menutupi kekurangan biaya yang telah anda keluarkan karena kantor tidak menggantinya?

Nah, jika anda hanya membeli asuransi tambahan karena ingin penggantian uangnya, maka yang anda lakukan adalah mengeluarkan uang untuk sesuatu yang sebenarnya tidak anda perlukan.

Chao! (wdl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed