Follow detikFinance
Jumat, 05 Jan 2018 06:56 WIB

Sehat Kepala, Tubuh, dan Kantong (2)

Aidil Akbar Madjid – AAM & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Dalam artikel sebelumnya (bagian 1) sudah disinggung apa itu "Healthy Mind, Body and Pocket." Dalam artikel pertama tersebut juga sudah dibahas kenapa kita perlu investasi di kepala dan isi kepala (otak), apa pengaruhnya bagi diri anda dan kesehatan anda serta bagaimana cara mempersiapkan biaya untuk kebutuhan tersebut.

Nah, dalam artikel kali ini akan kita bahas tentang sehat berikutnya yang tidak kalah penting dan merupakan paket satu kesatuan yang akan berdampak pada keuangan anda sekarang dan di masa yang akan datang.

Poin kedua yang tidak kalah penting yang kita bahas di sini adalah Sehat Tubuh. Sehat tubuh sendiri bisa didapatkan ketika kita juga sudah sehat secara kepala dan isi kepala (baca artikel ini bagian pertama).

Sehat tubuh versi kedua adalah dengan menjaga pola makan dan berat badan anda. Indonesia ditenggarai sebagai salah satu negara dengan jumlah populasi pengidap diabetes terbesar dunia setelah Amerika.

Bedanya, bila di Amerika pengidap diabetes terjadi karena banyak mengkonsumsi makanan cepat saji (junk food) dan meminum minuman bersoda. Di Indonesia orang terkena diabetes karena orang Indonesia hobi makan nasi putih (dimana kadar gulanya tinggi), serta meminum minuman manis (teh manis dan kopi manis).

Baik di Amerika maupun Indonesia juga sudah mulai gejala orang terkena obesitas alias kegemukan. Hal ini terjadi karena kurangnya mereka bergerak (kerja di kantor ber AC saja) sementara jumlah asupan makan tetap, bahkan ditambah cemilan pagi maupun cemilan sore hari yang menambah jumlah kalori yang tidak dibakar.

Lakukan investasi ke tubuh anda dengan mengatur pola makan yang benar. Perbanyakan sayuran dan buah-buahakan. Hal ini akan berdampak juga pada pola belanja bulanan anda.

Barang segar (sayuran & buah) biasanya bisa dibeli lebih murah di toko spesialis buah sehingga anda bisa mengatur pola belanja kebutuhan bulanan anda.

Selain makanan dan pola makan, investasi ke tubuh juga bisa diimbangi dengan olah raga yang teratur. Olah raga sendiri bisa dilakukan sendiri (jalan sehat dan lari santai), atau berkelompok Bersama teman-teman (main bola, futsal, basket, dll). Selain itu juga saat ini tumbuh subur pusat olah raga yang bisa anda pergunakan.

Nah, besar kecilnya investasi dan biaya akan sangat tergantun dari jenis olah raga yang anda lakukan dan tempatnya. Apabila olah raga anda jalan sehat atau lari santai (jogging) keliling komplek rumah anda, tentu bianya jauh lebih murah dibandingkan anda berolah raga di pusat olah raga ataupun biaya sewa lapangan (untuk olah raga berkelompok).

Anda bisa membuat anggaran yang dikeluarkan dari biaya bulanan anda untuk investasi sehat tubuh ini. Ingat, investasi sehat tubuh ini juga akan berhubungan dengan biaya lainnya seperti biaya berobat (bila sakit) dan biaya asuransi. Oleh sebab itu, investasi pola makan dan makanan serta olah raga juga menjadi penting.

Menyambung dari bahasan di atas, sehat tubuh yang tidak kalah penting adalah anda memiliki asuransi, terutama asuransi kesehatan. Biaya berobat yang semakin hari semakin mahal, baik rawat jalan apalagi rawat inap (opname), pada akhirnya keputusan mempunyai asuransi kesehatan adalah keputusan yang tepat.

Paling tidak, minimum anda harus punya BPJS Kesehatan, dan bila dirasa kurang maka bisa membeli asuransi privat tambahan.

Setelah Sehat Kepala dan Isi Kepala, Sehat Tubuh, maka sehat terakhir adalah sehat kantong. Nah, sehat kantong inilah yang berhubungan secara keuangan secara langsung yang juga meliputi sehat kepala dan sehat tubuh tadi.

Sehat kantong sering dibahas di banyak tulisan oleh perencana keuangan lainnya dan mungkin tidak akan kita bahas di sini. Yang pasti dikami sehat kantong dikenal juga dengan istilah Financial Check Up alias mengecek kesehatan keuangan anda yang terdiri dari 6-11 komponen kesehatan keuangan.

Biasanya di tulisan hanya dibahas 4-6 saja komponen financial check up, padahal jumlahnya lebih banyak dari itu.

Nah untuk detilnya bisa dicari dengan mengikuti workshop mengelola keuangan dan investasi yang dilakukan baik oleh AAM & Associates http://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia http://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Info workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana Januari 2018 buka di sini http://bit.ly/WRD0118. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info di sini http://bit.ly/PMM0118.

Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ikutan workshop Basic Financial Planning info lihat di sini http://bit.ly/BFP0118.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.

So, di tahun yang baru ke depan, siapkan tidak hanya urusan keuangan alias kantong anda saja yang harus sehat, tapi juga sehat kepala dan isi kepala serta sehat tubuh.

Bila semua tidak sehat, pasti akan menguras isi kantong anda yang ujung-ujungnya membuat semuanya menjadi tidak sehat. So persiapkan kesehatan anda. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed