Follow detikFinance
Minggu, 08 Apr 2018 07:25 WIB

Miliki Kebiasaan Baik Atur Keuangan Sendiri! Ini Cirinya

Prita Ghozie - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Semangat Ibu Kartini dalam mendobrak pakem mengenai peranan perempuan khususnya merupakan suatu warisan buah pemikiran yang harus diteladani.

Good money habit adalah pondasi terpenting dalam mencapai kesejahteraan finansial. Unsur utama untuk menjalankan sebuah rencana keuangan adalah kemampuan dan komitmen untuk menabung dan berinvestasi.

Kemampuan dan komitmen adalah dua unsur yang tidak bisa dipisahkan. Apakah Anda sudah memiliki kebiasaan baik ini? Mari cocokkan ciri-cirinya.

Pertama, mampu untuk membayar dirinya terlebih dahulu dibandingkan kepentingan lain. Buat saya artinya menerapkan prinsip ZAPFIN: Zakat, Assurance, Present Consumption, Future Spending, & Investment.

Kedua, menghindari utang konsumtif. Utang tanpa agunan seperti kartu kredit atau pinjaman dana tunai, merupakan utang dengan beban bunga terbesar dari seluruh keluarga kredit.

Biasakan untuk selalu hanya berbelanja saat punya uang, dan jika membayar dengan kartu kredit harus dibayar lunas 100%. Kebiasaan membayar minimum akan membuat Anda membayar beban bunga yang sebetulnya bisa digunakan untuk berinvestasi.

Ketiga, punya simpanan untuk darurat. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup. Untuk itu, setiap rumah tangga wajib punya dana darurat yang ditempatkan hanya di tabungan, deposito, atau reksadana pasar uang.

Keempat, menabung untuk kebutuhan beberapa tahun lagi. Biasakan untuk memiliki rekening belanja atau pun rekening senang-senang. Sisihkan setidaknya 5% dari penghasilan bulanan ke rekening ini, agar Anda bebas foya-foya saat ada pesta diskon atau promo lainnya.

Kelima, investasi untuk hidup masa depan. Dalam jangka panjang, resiko terberat yang sangat ingin Anda hindari adalah tidak mampu pensiun! Tanpa punya kesadaran untuk berinvestasi, hampir mustahil anda dan pasangan dapat hidup nyaman tanpa beban di masa pensiun.

Izinkan saya untuk mengingatkan bahwa di masa pensiun, penghasilan Anda umumnya menurun jauh dari masa produktif.

Semangat yang diwariskan oleh Ibu Kartini adalah berani untuk mandiri, dan berani berubah untuk mencapai kondisi yang lebih baik. Mandiri bukan berarti tidak butuh bantuan orang lain, melainkan mampu untuk menghidupi apa yang menjadi tanggung jawab Anda.

Mengubah kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan merupakan tugas Anda masing-masing. Jadilah bagian dari keluarga yang indah dan sejahtera.

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed