Follow detikFinance
Senin, 16 Jul 2018 06:56 WIB

Cerdas Mengelola Keuangan untuk Freelancer (2)

Stanley Christian - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Tidak hanya bicara tentang cashflow alias mengatur keuangan bulanan, seorang freelancer juga mempunyai kebutuhan lain yang berbeda secara keuangan dibandingkan anda yang mempunyai penghasilan tetap.

Harap diingat bahwa bagi anda yang punya penghasilan tetap ilmu ini akan sangat bermanfaat bila anda suatu hari berfikiran ingin keluar dari pekerjaan anda dan menjadi seorang freelancer.

Apa saja yang harus anda persiapkan berikutnya?

Memiliki Dana Darurat
Sebagai seorang freelancer, tentu sudah kita sadari bersama bahwa ada potensi atau kemungkinan bahwa anda tidak mendapatkan penghasilan dalam satu bulan. Memang anda tidak mendapatkan project pada bulan tersebut, atau bisa saja pembayaran anda bertempo sehingga tidak langsung dibayar.

Tentu hal ini sangat menganggu cashflow anda dan tentu saja pengeluaran pokok anda tidak terbayar bila kondisi seperti ini terus menerus. Itulah pentingnya membuat dana darurat terlebih dahulu dibandingkan anda langsung berinvestasi.

Anda harus memiliki dana darurat yang cukup untuk berjaga-jaga kalau sedang sepi project sehingga tidak dapat penghasilan. Dengan memiliki dana darurat, Anda bisa berjaga-jaga dari kemungkinan sepi transaksi pada bulan tertentu.

Setiap anda mendapatkan penghasilan, anda membentuk dana darurat. Targetkan bahwa anda harus memiliki sebesar 3-6 kali pengeluaran bulanan anda. Jadi kalau Anda sedang tidak ada project selama 3-6 bulan ke depan, Anda bisa tetap membayar Pengeluaran Anda secara normal. Sebagai freelancer, penghasilan Anda memang tidak tetap. Tapi yang penting, jangan sampai Anda tidak bisa membayar pengeluaran tetap Anda.


Memiliki Asuransi
Setiap kita,siapapun kita, tidak terlepas dari yang namanya potensi sakit. Akan selalu ada potensi kita untuk ke dokter hingga rawat inap di rumah sakit. Freelancer tentu bukan seorang karyawan yang memiliki asuransi kesehatan dari kantor, maka sangat penting bagi anda untuk memiliki asuransi kesehatan sendiri untuk bersiap siaga dalam kondisi yang tidak diinginkan tersebut.

Anda bisa mulai mencari asuransi kesehatan yang sesuai kebutuhan dan profesi anda dengan mendiskusikan kepada perencana keuangan professional. Tentu seorang traveller dan designer memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menentukan asuransi kesehatannya. So, be smart.

Berinvestasi
Sebagai freelancer, makin banyak orang yang membeli barang jualan anda atau menggunakan jasa Anda, maka semakin besar penghasilan Anda. Nah, setelah pos-pos keuangan di atas telah anda penuhi, maka selalnjutnya dari besarnya penghasilan anda, sangat memungkinkan Anda untuk juga mulai berinvestasi.

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk berinvestasi. Pertama, anda berinvestasi pada alat pendukung pekerjaan anda. Misalkan anda seorang fotografer, maka investasi anda bisa dengan membeli kamera, lensa, tripop atau aksesoris lainya yang tentu ini menunjang profesi anda.

Belum lagi kebutuhan laptop untuk memberikan hasil final edit yang bagus pada hasil fotonya. Atau anda seorang musisi, yang tentunya perlu membeli alat music sesuai kebutuhan anda, hingga berinvestasi skala besar dalam bentuk studio music. Ya inilah contoh bentuk investasi pada alat pendukung profesi anda sebagai freelancer.

Yang tak kalah ketinggalan adalah berinvestasi pada pengetahuan anda. misalkan anda seorang MC, anda perlu upgrade teknik public speaking anda agar semakin menarik atau mengolah vokal anda agar semakin menarik ketika membawakan sebuah acara.

Mengikuti sebuah seminar atau training juga menjadi sebuah tempat anda untuk membangun sebuah networking yang semakin baik dan luas, sehingga potensi untuk mendapatkan project juga semakin terbuka.


Setelah anda sudah mulai berinvestasi pada alat dan pengetahuan, selanjutnya adalah berinvestasi untuk meningkatkan aset anda. mulai dari saham, reksadana hingga properti. Selain untuk memenuhi kebutuhan di masa sekarang, anda juga menciptakan aset anda untuk kebutuhan di masa depan.

Inilah beberapa hal yang bisa anda terapkan dalam mengelola keuangan agar memiliki keuangan yang lebih baik lagi dan meningkatkan aset anda. Jadi bukan seberapa besar penghasilan anda, tapi bagaimana anda mengelola uang anda.

Happy Planning. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed