Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 19 Okt 2018 06:53 WIB

Bingung Pilih Reksa Dana? Ini Tipsnya (2)

Ila Abdulrahman-Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Banyak orang sering mendengar informasi tentang reksa dana, sebagian mengerti dan sebagian masih buta. Sebagian lagi mengajukan pertanyaan, jadi reksa dana mana yang sebaiknya saya ambil?

Pertanyaan ini sangat klasik, tapi dibutuhkan jawaban yang panjang kali lebar kali tinggi. Nah di artikel sebelumnya sudah dibahas cara memilih reksa dana bagian pertama.

Di Artikel kali ini kita akan bahas lagi bagaimana cara memilih reksa dana yang benar. Sementara apa itu tentang reksa dana akan dibahas di bagian akhir dari artikel ini. So, jadi apa saja itu?

2. Tujuan Investasi
Selanjutnya adalah mengklasifikasikan investasi dalam tiga kategori terlebih dahulu, yaitu tujuan jangka panjang, menengah atau pendek. Untuk rencana jangka panjang (dalam 5 tahun ke depan) maka reksa dana saham merupakan pilihan yang tepat karena dalam jangka panjang fluktuasi dari reksa dana saham cenderung memberi hasil yang positif.

Namun, untuk rencana jangka pendek atau dalam satu atau dua tahun ke depan maka memilih produk reksa dana pendapatan tetap cukup bijak karena hasil dari reksa dana pendapatan tetap memberikan hasil yang lebih pasti meskipun tidak sebanyak dalam potensi keuangan reksa dana saham.

Prinsipnya dalam berinvestasi berlaku"High Risk High Return" sehingga pemilihan produk reksa dana yang tepat akan mengendalikan tingkat risiko yang akan dihadapi di kemudian hari.

3. Manajer Investasi (MI)
reksa dana adalah investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi. Melalui Manajer Investasi artinya kita tidak perlu "turun langsung" untuk melakukan investasi, kita dibantu untuk berinvestasi secara mudah, namun kita harus memilih Manajer Investasi yang tepat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih MI adalah:
A. Track record atau rekam jejak. Rekam jejak yang baik dan professional dari perusahaan yang bertindak sebagai Manajer Investasi karena dana-dana yang kita keluarkan dan seberapa banyak keuntungan yang kita dapatkan tergantung pada di mana dan berapa besar dana yang diinvestasikan oleh manajer investasi, serta seberapa mahir MI mengelola risiko.

B. Usia Manajer Investasi. Beberapa investor mungkin tidak mempedulikan usia manajer investasi, kadang yang penting terkenal. Namun ada baiknya usia Manajer Investasi ini menjadi bahan pertimbangan, karena bagaimanapun waktu membuktikan ketangguhan suatu perusahaan.

4. Usia reksa dana
Usia reksa dana juga harus diperhatikan. reksa dana yang telah berusia biasanyatelah teruji kinerjanya dalam masa-masa sulit sekalipun. Kita harus mengetahui kapan masa sulit atau krisis dalam dunia ekonomi, sehingga dapat memilih reksa dana yang tahan banting terhadap krisis yang telah terjadi tersebut. Namun perlu difahami bahwa produk reksa dana yang berusia, tahan banting, cenderung memiliki Nilai Aktiva Bersih (NAB) atau harga per unit yang relatif cukup mahal.

Beberapa investor ada yang tidak memperhatikan usia reksa dana, asal MI-nya bonafide, produk reksa dananya baru pun oke-oke saja.


Semua ini akan kita bahas detil di artikel-artikel berikutnya. Akan tetapi sebenarnya bila anda penasaran ingin belajar lebih detil lagi tentang reksa dana sampai ke pemilihan produk mana yang bisa anda ambil akan lebih baik bila anda mengikuti workshopnya yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana.

Karena banyak permintaan setelah sukses kelas pertama dua bulan lalu maka bulan Oktober akan diadakan lagi kelas Kiat Sukses Berbisnis Property Sewaan. Selain itu akan dibuka kelas perdana yang seru dan controversial dan pertama di Indonesia, namanya Divorce Planning alias Perceraian.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket).

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini.


Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed