ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 16 Okt 2019 06:05 WIB

Katanya Resesi Sudah Dekat, Terus Gimana Dong? (1)

Aidil Akbar Madjid – Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Halaman 1 dari 2
Foto: Luthfy Syahban/Tim Infografis Foto: Luthfy Syahban/Tim Infografis
Jakarta - Resesi. Kata itu belakangan ini menjadi momok dan sumber percakapan dari kelas warung di pinggir jalan sampai coffee shop hotel bintang lima. Di group telegram yang saya asuh pun, bernama Seputar Keuangan, hampir setiap minggu ada saja pertanyaan dengan topik seputar Resesi.

Jadi apa itu Resesi dan bagaimana kita harus menyikapinya dan apa yang bisa kita lakukan untuk bisa bertahan di tengah resesi tersebut?

National Bureau of Economic Research (NBER) mengatakan bahwa resesi itu adalah 'periode jatuhnya aktivitas ekonomi, tersebar di seluruh ekonomi dan berlangsung selama lebih dari beberapa bulan'.

Beberapa literasi mendefinisikan resesi terjadi ketika tingkat pertumbuhan PDB negatif untuk dua kuartal berturut-turut atau lebih. Tetapi resesi mungkin saja terjadi sebelum laporan PDB triwulanan keluar.

Tapi secara umum, resesi adalah ketika ekonomi menurun secara signifikan, setidaknya selama enam bulan. Penurunan itu biasanya menyerang lima indikator ekonomi, yaitu PDB riil, pendapatan, pekerjaan, manufaktur, dan penjualan ritel.

Isu resesi mulai sering bermunculan dengan tidak berakhirnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China dalam beberapa tahun ke belakang. Resesi tidak hanya terjadi di luar negeri bisa juga menjalar ke Asia bahkan Indonesia, dan seluruh dunia.

Kondisi Indonesia sendiri yang sudah beberapa tahun terakhir tidak baik dan tidak menunjukkan gejala perbaikan bisa memperburuk keadaan bila resesi tersebut datang. Itulah sebabnya mengapa kata resesi ini kemudian banyak mendapatkan perhatian dari khalayak ramai.

Terus bagaimana dong? Apa yang harus saya lakukan? Anda mungkin bertanya-tanya seperti itu. Mari kita bahas apa yang harus dilakukan.

Lanjut ke halaman berikutnya >>> (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com