Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 05 Mar 2020 07:00 WIB

Orang Kaya Baru Vs Orang Kaya Beneran (1)

Aidil Akbar Madjid - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Financial Planner, Aidil Akbar Foto: Istimewa
Jakarta -

Media social telah merubah kehidupan banyak orang. Dari mereka yang bisa mendapatkan mata pencaharian sampai mereka yang merasa harus selalu update dengan kondisi kekinian dari media social.

Media social sendiri saat ini sedikit banyak mempengaruhi masyarakat masa kini untuk selalu tampil keren dimata pengikutnya di media social. Di lain pihak kita sering mendengar istilah OKB alias Orang Kaya Baru.

Nah, pertanyaannya adalah apakah media social turut "menyumbang" tumbuhnya OKB OKB ini? Yuk coba kita bahas kira-kira OKB itu seperti apa sih? Apa bedanya dengan OKB Beneran alias OKL (Orang Kaya Lama). Mari kita bahas seperti apa sih "penampakan" OKB ini?

Selalu harus pakai branded, biar keliatan kaya di mata publik
Satu hal yang menonjol dari OKB ini adalah mereka harus selalu menggunakan barang bermerek alias branded. Barang bermerek sepertinya dipakai untuk menunjukkan kalau mereka punya uang dan bisa ditunjukan ke khalayak ramai. Tanpa barang bermerek sepertinya para OKB ini tidak percaya diri.

Biasanya semakin OKB mereka semakin banyak barang bermerek yang mereka pakai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Kenapa mereka harus memakai merek branded dari ujung kepala sampai ujung kaki? Atau at least terlihat deh. Karena mereka harus selalu keliatan kaya alias berduit dimata public.

Nah salah satu cara untuk biar keliatan kaya adalah dengan menampilkan brand-brand yang menempel di badan tersebut.

Status social lebih penting
Buat OKB keberadaan dan status social jauh lebih penting dibandingkan apapun, termasuk dibandingkan masa depan mereka. Mengapa demikian? Pada dasarnya mereka biasanya berasal dari orang yang tidak mampu (baca: orang susah) tapi punya khayalan dan keinginan untuk menjadi orang kaya. Nah, untuk menunjukkan status kaya ini maka mereka berusaha agar status sosialnya naik. Dengan cara apa? Mencoba bergaul dan mendekati orang-orang yang di mata mereka dianggap kaya.

Selain itu mereka berusaha untuk jalan-jalan di dalam negeri dan ke luar negeri demi mendapatkan status social tersebut. Dan yang pastinya setiap jalan mereka harus berfoto ria agar dapat dipamerkan.

Klik halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com