3 Tips Mulai Bisnis Pakai Duit Pesangon

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 25 Jun 2020 19:45 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Bagi mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) biasanya mendapat pesangon. Nah, jika pesangon tersebut mau diolah buat menjalankan bisnis, kira-kira apa yang bisa digarap?

Pakar digital marketing Dewa Eka Prayoga atau Dewa Selling berbagi tips berbisnis dengan uang pesangon. Pertama, memulai usaha setelah PHK harus menggunakan strategi minim risiko.

"Misalnya jangan mengeluarkan budget lebih besar atau tempat besar. Jualin saja produk orang lain dulu daftar jadi reseller," kata dia dalam acara live streaming detikcom, Rabu (24/6/2020).

Kedua, hindari risiko penumpukan stok dan hasil produksi. Misalnya dengan menawarkan jasa menjual barang.


"Kita hindari dulu sektor produksi, fokus jualan dulu, jadi dropship kek, broker kek, makelar kek jadi tidak keluar uang banyak dulu," jelasnya.

Hal ini meminimalisir kerugian karena bisa menjual produk tanpa modal yang besar. "Kalau jadi reseller itu kita ambil barang harganya Rp 100 ribu lalu jual Rp 125 ribu. Kalau jual 10 ya dapat Rp 250 ribu," jelasnya.

Ketiga, target pasar yang akan dibidik. Harus melihat siapa pembeli dan siapa penggunanya.

"Misal saya jualan makanan anak anjing, market saya itu bukan anjingnya dong, tapi yang punya anjing. Karena itu kita harus detailkan marketnya siapa saja, baru setelah itu pelajari channel promosinya mulai Instagram, Facebook sampai Tiktok," ujar dia.



Simak Video "Tips Sukses Bisnis Jeans ala Oldblue Co"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/hns)