5 Hal yang Bikin Keuangan Tidak Berkembang Lebih Baik (1)

Bareyn Mochaddin – Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Selasa, 01 Des 2020 08:00 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Jika Anda merasa saat ini kondisi keuangan tidak berkembang, tidak menuju ke arah yang lebih baik, cenderung stagnan, atau malah mengarah pada kondisi yang tidak lebih baik, kemungkinan besar beberapa hal ini masih sering Anda lakukan.

Tidak peduli berapa banyak buku yang Anda baca, tidak peduli berapa seminar keuangan yang sudah diikuti, jika Anda masih melakukan beberapa hal ini, kondisi keuangan tidak akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Maka, penting menghindari beberapa hal ini agar kondisi keuangan jadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Karena, beberapa hal inilah yang membuat kondisi keuangan tidak pernah lebih baik dari sebelumnya.

1. Punya Anggaran tapi Tidak Pernah Dipatuhi

Punya anggaran belanja tidak otomatis membuat keuangan menjadi lebih baik. Banyak hal yang membuat keuangan masih berantakan meskipun sudah membuat anggaran
belanja bulanan.

Satu hal yang membuat keuangan masih berantakan meski sudah memiliki anggaran adalah tidak mematuhi anggaran yang sudah dibuat. Anggaran bagi Anda hanyalah
sebuah rutinitas membuat catatan di awal bulan atau menjelang gajian saja.

Padahal, diperlukan 'action' atas anggaran yang telah dibuat. Anda juga harus rutin mengevaluasi pengeluaran harian yang Kamu lakukan. Hal ini diperlukan agar tahu, apakah pengeluaran yang dilakukan sesuai atau tidak dengan anggaran yang sudah dibuat.

Jika saat ini Anda sudah punya anggaran tapi keuangan masih berantakan, coba deh cek lagi pada hari-hari yang telah Anda lalui. Apakah Anda mengikuti anggaran yang telah dibuat? Atau ternyata anggaran hanya catatan rencana belaka?

2. Menunggu Akhir Bulan untuk Berinvestasi

Jika Anda masih menunggu akhir bulan atau berharap sisa dari penghasilan untuk berinvestasi, kemungkinan Anda tidak akan pernah bisa atau sangat sulit untuk mulai
berinvestasi.

Tidak peduli berapapun besarnya penghasilan yang Anda terima, jika masih meletakkan investasi sebagai sebuah hal yang dilakukan di akhir, maka kemungkinan besar investasi hanya angan-angan semata.

Sebagai manusia, kita cenderung menghabiskan uang untuk memenuhi segala keinginan yang ada. Kadang, meski barangnya tidak terlalu dibutuhkan, Kita tetap berbelanja jika Kita masih memegang uang.

Maka, simpan atau investasikan uang di awal bulan ketika baru menerima gaji bulanan. Bisa Anda simpan di tabungan, beli emas, reksa dana, atau saham. Sisanya, baru
digunakan untuk memenuhi kebutuhan bulanan.

Lakukan pencatatan dan investasi dengan baik dan benar agar tidak ada yang terlupa. Anda juga bisa melihat portfolio investasi anda dengan menggunakan aplikasi sederhana seperti Moneesa. Moneesa bisa diunduh di sini.

Selain investasi, ada juga aplikasi menghitung kebutuhan asuransi gratis bernama Bregaswaras yang bisa diunduh di sini. Dan kalau mau belajar mengelola bujet bulanan anda bisa ikut kelas perencana keuangan dasar yang infonya bisa dibuka di sini , atau belajar investasi di reksa dana infonya buka di sini.

Dalam artikel berikutnya akan dibahas tiga hal lagi yang bisa membuat keuangan Anda tidak berkembang dengan baik agar bisa berinvestasi dengan baik dan keuangan Anda bisa lebih berkembang lagi.

(ara/ara)