Pentingnya Perencanaan Keuangan di Masa Krisis: Seperti Sebuah Seni

Erika Dyah Fitriani - detikFinance
Kamis, 14 Jan 2021 20:00 WIB
Zurich
Foto: Erika Dyah Fitriani
Jakarta -

Pandemi COVID-19 tak hanya berdampak pada fisik manusia, namun juga ke masalah sosial dan finansial. Masalah yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19 telah memicu krisis finansial sehingga banyak aktivitas bisnis yang terhenti.

Dengan situasi pandemi seperti saat ini, semakin penting bagi masyarakat untuk mengelola keuangan dengan bijaksana. Sahil Mulachela, seorang content creator sekaligus penyiar radio membagikan kisahnya bertahan di tengah pandemi COVID-19. Ia melakukan serangkaian adaptasi dalam pekerjaannya dan mencari sumber pendapatan baru melalui pembuatan konten di media sosial.

"Selama 2020 banyak hal yang tidak terpikirkan dan tak terkira yang akhirnya kejadian, contohnya sebagai seorang radio announcer nggak pernah kepikiran sebelumnya kalau siaran bisa dilakukan di rumah. Karena pandemi dan harus WFH, radio juga adaptasi untuk siaran dari rumah sampai lama kelamaan lebih nyaman dengan cara ini. Dari situ aku berpikir segala sesuatu bisa dilakukan selama kita punya back up plan yang tepat," ujar Sahil dalam webinar bertajuk "Financial Wisdom & Freedom For #GenerasiZiap", Kamis (14/1/2021).

Sahil mengungkapkan salah satu cara untuk beradaptasi dengan situasi di luar dugaan seperti pandemi ini adalah dengan menerapkan hal-hal yang sebelumnya tidak terpikirkan secara fleksibel. Ia menambahkan, situasi krisis ini menjadi masa yang menantang generasi muda untuk mengeluarkan bakat serta potensi baru dalam diri untuk mendapatkan penghasilan.

Lebih lanjut, Sahil menyampaikan pentingnya mengelola perencanaan keuangan dalam menghadapi situasi penuh ketidakpastian. Menurutnya, perencanaan keuangan harus didasari pada kebutuhan serta kondisi masing-masing tanpa berpatok pada cara tertentu, serta diikuti keterbukaan dengan semua yang terlibat dalam perencanaan keuangan.

"Financial planning adalah sebuah seni yang menuntut kita dapat memahami keadaan, memahami diri sendiri, memahami kondisi. Seperti sebuah seni, layaknya ngomong di depan umum, itu adalah seni kita memahami orang dan berkomunikasi dengan orang lain," tutur Sahil.

Senada dengan hal tersebut, Content Creator, Entrepreneur, sekaligus Investor Ario Pratomo menjelaskan pentingnya bertahan dalam situasi penuh tantangan saat ini.

"Kayaknya nggak ada orang yang udah nge-plan terus dengan pandemi ini plan-nya masih berjalan sesuai rencana, mungkin kalau ada pun hanya minoritas. Kondisi ini benar-benar jadi ujian yang luar biasa, akan tetapi jika kita sudah bisa bertahan sejauh ini pasti ada banyak hal yang juga bisa didapat," kata Ario.

Ario menilai situasi penuh ketidakpastian dengan banyaknya perubahan di masa pandemi dapat memberi pelajaran bagi banyak orang, serta memberi dorongan untuk mulai melakukan perencanaan di masa depan termasuk perencanaan finansial.

"Kita sudah naik kelas dengan bertahan di situasi ini, tapi juga harus mulai dan jangan takut merencanakan keuangan. Meski plan-nya tidak sesuai yang dieksekusi, akan lebih parah kalau tidak berencana sama sekali," tegas Ario.

Ario melanjutkan perencanaan keuangan harus dilakukan secara adaptif dengan tetap memperhatikan dasar-dasar keuangan. Menurut Ario berbagai cara dapat diterapkan untuk melakukan perencanaan finansial, disesuaikan dengan kebiasaan setiap orang. Misalnya bertahan dengan satu penghasilan dan mencatat pengeluaran serta pendapatan sekecil apapun, atau dengan mencari peluang sumber pendapatan baru selain pekerjaan utama untuk membuat pos-pos keuangan semakin beragam.

Head of Agency Distribution 2, Zurich Topas Life Banie Zulvanshah juga menyampaikan pentingnya melakukan perencanaan finansial untuk menghadapi tantangan di 2021 serta memenuhi kebutuhan di masa mendatang. Banie juga menjabarkan, perencanaan finansial dapat dilakukan dalam prinsip SIP, yaitu saving (tabungan), investasi, serta proteksi.

"Saat ini pandemi masih belum selesai tapi life must go on. Pandemi memberikan tantangan dalam konteks financial planning, sehingga penting untuk mulai merencanakan masa depan dari sekarang, khususnya mengelola risiko, mendapatkan perlindungan, dan lebih baik kalau bisa berinvestasi kedepannya untuk mewujudkan masa depan yang diimpikan," tutup Banie.

Sebagai informasi, Zurich Indonesia bekerja sama dengan detikcom mengadakan Talkshow Online (Webinar) mengenai pentingnya perencanaan finansial dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun 2021. Mengundang beberapa tokoh influencer, talkshow ini membahas mengenai apa saja yang dapat dilakukan anak muda untuk bertahan di tengah pandemi COVID-19.

(akn/ega)