Jangan Ditunda! Ini Pentingnya Investasi Rumah Sejak Dini

Angga Laraspati - detikFinance
Selasa, 26 Jan 2021 17:22 WIB
BRI
Foto: BRI
Jakarta -

Sebagian kaum milenial saat ini cenderung masih ragu untuk memiliki properti. Padahal, memiliki properti sejak dini sangat penting untuk masa depan, ditambah harga rumah terus menerus mengalami kenaikan.

Direktur Konsumer Bank Rakyat Indonesia (BRI) Handayani mengatakan dalam memulai investasi properti, milenial kerap berpikir harus memiliki uang banyak terlebih dahulu untuk membeli sebuah rumah. Padahal yang terpenting dalam memulai investasi properti adalah DP.

"Semakin mudah kita berinvestasi di properti, semakin baik. Mengapa? Karena jangka waktu kredit KPRnya semakin panjang. Kita punya tenor sampai 25 tahun misalnya, jadi lebih enak sebab punya affordability yang lebih panjang," ungkap Handayani dalam streaming peresmian event BRI KPR Virtual Expo, Selasa (26/1/2021).

"Tanah itu nggak akan bertambah, sementara harga tanah naik terus. Jadi kalau ditunda akan tidak akan terkejar dengan kenaikan harga rumah itu," tambahnya.

Ia pun memaparkan cara mengalokasikan sebagian dari penghasilan untuk berinvestasi properti. Semisal seseorang menghabiskan uang Rp 100.000 dalam satu hari untuk bersenang-senang, bila angka tersebut dikalikan, maka dirinya sudah menghabiskan Rp 3 juta per bulan.

"Sebenarnya Rp 3 juta itu bisa untuk beli rumah Rp 200 juta hingga RP 300 juta kalau jangka waktunya 10 tahun. Rp 300 juta kalau kita hitung lagi itu 10 tahun ke depan harganya sudah naik 5,6 hingga 10 kali lipat. Kalau itu kita tidak sediakan (uang untuk investasi) 10 tahun lagi itu nggak akan kekejar angka itu," imbuh Handayani.

Handayani juga memberikan tips kepada milenial dalam memilih properti. Salah satu kuncinya adalah harus pandai memilih lokasi yang tepat. Selain itu, developer yang terpercaya juga jadi salah satu faktor penting sebelum memutuskan berinvestasi properti.

"Lokasi yang baik itu kuncinya apa? Akses. Jadi hunian tersebut dapat dengan mudah diakses oleh kendaraan umum. Kemudian punya fasilitas umum yang tertata dengan baik, punya keamanan yang cukup, dan juga developer itu reputasinya baik, sehingga seluruh proses sertifikat dan sebagainya bisa didapatkan dengan mudah. Karenanya juga harus dibarengi dengan KPR dari bank, supaya bank bisa meneliti apakah properti ini layak untuk dimiliki," tuturnya.

Handayani juga mengungkapkan saat ini BRI telah melayani kredit pemilikan perumahan melalui 467 Kantor Cabang BRI yang tersebar di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2020, BRI membukukan peningkatan penyaluran KPR sebesar 10,9% secara year on year (yoy) atau jauh lebih tinggi daripada rata-rata industri.

BRI juga melakukan terobosan pelayanan KPR secara digital melalui aplikasi BRISPOT dan Pembukaan Rekening Digital. Melalui aplikasi BRISPOT, kaum milenial bisa melakukan pengajuan pinjaman KPR secara online kapan pun tanpa harus mendatangi unit kerja BRI dan melakukan tracking/memantau progres pengajuan KPR tersebut secara real time.

"Dengan fitur - fitur yang terdapat dalam aplikasi BRISPOT, kami berusaha untuk menciptakan pengalaman baru pelayanan perbankan secara digital yang memberikan kemudahan bagi konsumen maupun rekanan BRI secara luas," ujar Handayani.

Untuk membantu para kaum milenial mendapatkan rumah impiannya, BRI pun menggelar KPR BRI Virtual Expo 2021. Event tersebut akan dilaksanakan selama 2 bulan, mulai dari 26 Januari hingga 26 Maret 2021 dan menargetkan 3 juta pengunjung.

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto menyampaikan kegiatan ini merupakan gelaran perdana expo properti secara virtual. Mengusung konsep 3D, diharapkan dapat membuat pengunjung seakan berada di pameran properti secara langsung.

"Event ini merupakan komitmen BRI dalam mendukung program pembiayaan sejuta rumah bagi masyarakat. Selain itu wujud nyata upaya perseroan dalam membantu mengatasi gap kebutuhan rumah yang saat ini masih cukup besar," jelas Catur.

Dalam pameran virtual ini, BRI menghadirkan lebih dari 200 project properti pilihan BRI yang tersebar di seluruh Nusantara dan menjadikan pameran ini memiliki cakupan wilayah terluas serta durasi event terlama di Indonesia.

Di pameran ini, BRI menyediakan promo-promo yang menarik seperti suku bunga mulai dari 3,76%, free biaya provisi, free biaya administrasi dan free biaya appraisal. BRI juga memberikan hadiah sampai dengan Rp 125 juta bagi pengunjung expo yang beruntung.

Event ini akan dimeriahkan dengan acara-acara menarik seputar dunia properti seperti webinar dengan beragam tema yang menghadirkan narasumber yang kompeten mulai dari praktisi properti hingga public figure.

(mul/mpr)