3 Hal Sepele yang Membuat Keuangan Kamu Berantakan (1)

Bareyn Mochaddin - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Rabu, 24 Feb 2021 06:45 WIB
Menabung
Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta -

Kondisi keuangan yang berantakan tentu bukanlah impian semua orang. Termasuk Kamu, pastilah ingin kondisi keuangan dalam kondisi baik dan tertata rapi, bisa membeli banyak hal di masa kini, dan juga berinvestasi untuk masa depan nanti.

Sayangnya, keinginan memiliki kondisi keuangan yang aman dan nyaman tidak diiringi dengan pola perilaku yang bisa mengantarkan diri pada situasi yang diinginkan. Salah satunya adalah, menyepelekan beberapa hal yang membuat keuangan Kamu jadi berantakan.

Beberapa hal ini mungkin sering Kamu dengar dan bisa jadi pernah Kamu pelajari. Tapi ya itu tadi, karena Kamu menganggapnya sepele, jadinya Kamu abaikan. Padahal, melakukan beberapa hal tersebut bisa menyelamatkan kondisi keuangan.

Coba cek lagi deh, apakah Kamu masih sering menyepelekan beberapa hal ini dalam pengelolaan keuangan? Jika jawabannya adalah "ya", maka Kamu harus waspada karena kebiasaan itu akan membuat kondisi keuangan Kamu jadi berantakan.

1. Tidak Membuat "Budget Plan"

Budget plan adalah hal paling mendasar dalam perencanaan keuangan namun seringkali disepelekan. Padahal, dengan memiliki budget plan, kemungkinan besar keuangan bulanan Kamu akan tertata dengan baik.

Memiliki budget plan artinya Kamu merencanakan berapa banyak uang yang akan Kamu belanjakan dengan uang yang Kamu miliki. Kamu akan tahu, apakah secara keuangan, Kamu mampu belanja sebanyak yang Kamu rencanakan atau kah tidak.

Selain itu, dengan memiliki budget plan, Kamu juga akan bisa berbelanja secara efektif. Artinya, Kamu hanya akan membeli barang-barang yang termasuk kebutuhan sesuai dengan kemampuan keuangan Kamu.

Karena saat Kamu menyusun budget plan, Kamu akan menghitung uang yang dimiliki dan rencana pengeluaran. Apabila uangnya tidak cukup maka Kamu akan membuat pengkategorian: mana yang termasuk pada kebutuhan dan mana yang hanyalah keinginan.

Hal ini berbeda kondisinya dengan saat Kamu tidak punya budget plan. Kamu akan cenderung belanja apapun tanpa berpikir panjang dengan uang yang Kamu miliki karena Kamu merasa memiliki uang yang cukup. Padahal, belum tentu barang yang dibeli adalah kebutuhan Kamu.

Akhirnya, Kamu menyesal karena membeli barang-barang yang tidak terlalu Kamu butuhkan, sedangkan uang yang ada dalam genggaman sudah tidak cukup untuk menutupi kebutuhan Kamu sampai dengan tanggal gajian bulan depan.

Menghitung bujet plan bisa dilakukan secara langsung dengan menggunakan word atau excel. Akan tetapi di zaman modern seperti sekarang sudah banyak tools dan aplikasi yang bisa dipakai secara gratis salah satunya adalah aplikasi seperti Moneesa yang bisa diunduh di sini .

Sementara untuk melakukan perbandingan produk dan premi serta menghitung kebutuhan asuransi jiwa anda, bisa dilakukan secara gratis dengan menggunakan aplikasi Bregaswaras yang bisa diunduh di sini.

Selain itu bila ingin belajar menyehatkan keuangan kamu bisa melakukannya dengan belajar perencana keuangan bersertifikasi secara online (self study), mudah, terjangkau dan bisa belajar sesuai waktu kita. Untuk info-info kelas secara online (self study) baik yang gratisan.

Nah, hal sepele pertama sudah kita bahas di artikel kali ini, lalu apa yang dua lagi? Akan kita bahas di artikel berikutnya. Stay tuned.

Simak juga video 'Siapa Baiknya Yang Handle Keuangan Keluarga?':

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)