Siasat Atur THR Biar Nggak Cuma Numpang Lewat di Dompet

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 17 Apr 2021 15:00 WIB
Infografis ketentuan wajib bayar THR
Foto: Infografis detikcom/M Fakhry Arrizal
Jakarta -

Setiap menjelang Idul Fitri, Tunjangan Hari Raya (THR) selalu diberikan oleh perusahaan. Tapi kadang, THR ini cepat habis alias cuma numpang lewat aja di dompet dan di rekening.

Perencana keuangan dari Advisors Alliance Group (AAG) Andy Nugroho mengungkapkan harus ada pengaturan di awal ketika mendapatkan THR. Jadi, harus disesuaikan dengan pos-pos anggaran yang dibutuhkan.

"Utamakan kebutuhan prioritas atau kewajiban dulu ya. Karena kewajiban itu tidak melulu utang, ada seperti tagihan listrik, air, uang sekolah anak, uang kebersihan cicilan KPR, cicilan kendaraan bermotor sampai cicilan kartu kredit," kata dia saat dihubungi detikcom, Sabtu (17/4/2021).

Andy mengatakan, hal ini sangat perlu dilakukan sebelum menggunakan uang THR untuk kebutuhan yang lain. "Memang THR ini kan extra income tapi sebaiknya prioritaskan untuk melunasi utang yang ada," tambah dia.

Perencana Keuangan Lolita Setyawati mengungkapkan kesalahan yang sering kali terjadi saat Ramadhan adalah tidak membuat perencanaan anggaran.

Menurut dia kebanyakan orang tidak mencatat pengeluaran dan mudah tergoda dengan keinginan. "Padahal tidak butuh, tapi karena ingin jadinya tergoda," kata dia.

Oleh karena itu Lolita memberikan tips mengatur keuangan selama Ramadhan seperti membuat daftar prioritas yang sesuai dengan kebutuhan. Selanjutnya siapkan dana ekstra untuk kebutuhan tambahan.

"Belanja di awal atau dicicil sebelum bulan Ramadhan. Karena kalau dekat-dekat lebaran harga biasanya naik dan jadi mahal. Solusinya bisa belanja di awal atau sekarang-sekarang ini," kata dia.

Bisa juga membuat menu sahur dan buka puasa. Hal ini untuk menghindari pembelanjaan makanan yang impulsif. "Menu menu ini bisa membantu jadi lebih efisien, supaya nggak buka aplikasi atau beli makanan terus," ujarnya.

(kil/eds)