Bunga Deposito Kecil Banget, 'Ternak Duit' Biar Makin Banyak di Mana Dong?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 07 Des 2021 15:27 WIB
woman hand showing envelope and Indonesia rupiah money
Foto: Getty Images/iStockphoto/melimey
Jakarta -

Suku bunga deposito di bank terus mengalami penurunan hingga ke level 2%. Hal ini karena suku bunga acuan juga rendah dan berada di posisi 3,5%.

Rendahnya bunga deposito membuat nasabah harus mencari alternatif lain dalam menyimpan uang. Apa saja pilihannya?

Perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia Andy Nugroho mengungkapkan alternatif instrumen investasi lainnya adalah obligasi atau sukuk ritel negara yang risikonya rendah.

"Alasannya karena suku bunganya yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposito bank. Lalu dari segi keamanan bisa dibilang aman, karena yang menerbitkan surat utang adalah pemerintah sendiri," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (7/12/2021).

Andy juga mengungkapkan, alternatif investasi lainnya di tengah rendahnya bunga deposito adalah logam mulia. Walaupun awal 2021 ini logam mulia rendah namun untuk jangka panjang masih tetap menjanjikan dan bisa menjadi sarana lindung nilai yang baik.

Dia menambahkan, jika ingin imbal hasil yang lebih tinggi bisa menaruh uang di reksa dana pasar uang atau fixed income. "Alasannya karena dana yang berada di pasar modal juga memiliki potensi imbal hasil yang lebih besar," jelasnya.

Kemudian bank digital saat ini juga cukup menarik dari sisi bunga deposito karena lebih tinggi dibandingkan bank konvensional. Namun calon nasabah juga harus memperhatikan karena tingginya bunga kadang tak sesuai dengan bunga penjaminan LPS.

"Sehingga bila terjadi risiko likuidasi bank maka tak bisa dibantu pengembalian dana tabungan kita tersebut," jelasnya.

(kil/ara)