Cara Bijak Manfaatkan Sisa THR Lebaran dengan Investasi

Inkana Putri - detikFinance
Senin, 09 Mei 2022 11:05 WIB
Ilustrasi Menabung dan Investasi
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini diwarnai dengan kemeriahan. Sebab, usai adanya pembatasan sosial selama dua tahun, masyarakat kini bisa merayakan mudik Lebaran dan berkumpul bersama keluarga. Tak hanya itu, di Lebaran tahun ini, masyarakat juga bisa memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) secara langsung ke keluarga dan sanak saudara.

Bicara soal THR, beberapa masyarakat, khususnya generasi muda, kini banyak yang memanfaatkan THR untuk berinvestasi. PR & Corporate Communication Lead Bibit.id, William menyampaikan adanya aplikasi investasi reksa dana dan Surat Berharga Negara untuk pemula mendorong generasi muda Indonesia untuk semakin melek investasi dari tahun ke tahun.

"Harus diakui, kampanye melek investasi yang digaungkan oleh pemerintah dengan didukung oleh para pelaku industri di sektor jasa keuangan telah membuat masyarakat Indonesia paham akan pentingnya berinvestasi dalam rangka membangun masa depan keuangan yang lebih baik," kata William dalam keterangan tertulis, Senin (9/5/2022).

Lebih lanjut, William menjelaskan pada perayaan hari raya, jumlah investor yang menginvestasikan sisa THR di platform Bibit pun mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Ia menyebut kenaikan ini terjadi karena beberapa faktor.

Pertama, kata Willian, Bibit merupakan aplikasi investasi yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, masyarakat dapat berinvestasi dengan tenang tanpa khawatir akan terjerat investasi bodong yang jelas-jelas merugikan.

Selain itu, William menyebut Bibit telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu aplikasi investasi terbaik Tanah Air. Hal ini dibuktikan dengan raihan penghargaan The Best Fintech Company dalam CNBC Indonesia Awards 2021 dan penghargaan Indonesia WOW Brand 2022 dari MarkPlus, Inc. untuk kategori aplikasi investasi.

"Kedua, investasi reksa dana sangatlah sederhana dan disarankan untuk investor pemula karena dengan berinvestasi reksa dana, artinya kita mempercayakan uang kita dikelola oleh Manajer Investasi yang profesional. Sebagai informasi, di Bibit para Manajer Investasi telah diseleksi dengan ketat berdasarkan legalitas, rekam jejak, dan kemampuan memberikan hasil investasi yang optimal," paparnya.

Ketiga, selain produk reksa dana konvensional, Bibir menawarkan berbagai pilihan produk reksa dana syariah. Para pengguna pun dapat mulai berinvestasi dengan dana minimum Rp 100 ribu, bahkan Rp 10 ribu.

Keempat, di Bibit, pengguna dapat berinvestasi sesuai dengan profil risiko dengan dibantu oleh Robo Advisor Bibit yang teruji secara ilmiah, serta bisa dimanfaatkan secara gratis. Kelima, Bibit memiliki fitur Goal Setting yang dapat dimanfaatkan untuk menjadikan investasi lebih terarah untuk mencapai tujuan keuangan. Misalnya, masyarakat yang berniat beli rumah seharga Rp 500 juta dalam waktu tujuh tahun ke depan, fitur Goal Setting Bibit dapat menghitungkan berapa jumlah uang yang perlu diinvestasikan setiap bulannya.

"Keenam, kemudahan dalam hal cara menabung. Para pengguna bisa memanfaatkan fitur Nabung Rutin menggunakan GoPay atau Bank Jago. Selain itu, investasi di Bibit juga bisa menggunakan bank dan fintech lainnya," jelasnya.

Dan ketujuh, William menjelaskan di Bibit, para pengguna dapat menggunakan fitur Bibit Bareng jika ingin berinvestasi bersama rekan/pasangan/teman/keluarga dalam satu portofolio. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal misalnya perencanaan liburan di Lebaran tahun depan atau persiapan dana untuk menikah.

"Inovasi kami tidak berhenti sampai di sini. Kami sedang mempersiapkan fitur-fitur lainnya untuk memastikan agar setiap pengguna dapat berinvestasi di Bibit dengan aman, nyaman, dan menyenangkan," tutup William.



Simak Video "Nggak Boleh Tawar-menawar! Berikut Sederet Aturan Pemberian THR"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/ara)