ADVERTISEMENT

Seberapa Kaya Kamu 5 Tahun Mendatang? Cek di Sini

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 15 Sep 2022 07:30 WIB
Ilustrasi keuangan atau kaya
Seberapa Kaya Kamu 5 Tahun ke Depan? Foto: Getty Images/iStockphoto/howtogoto
Jakarta -

Sebagian besar dari kita tentu belum tahu bagaimana nasib keuangan di masa depan. Entah kondisi keuangan akan menjadi lebih baik atau tidak, semua masih menjadi misteri. Tapi tahukah kamu bahwa kondisi keuanganmu di masa depan bisa diprediksi dari sekarang?

Tentu saja prediksi ini tidak dapat 100% tepat karena pada akhirnya bagaimana nasib keuangan kita di masa depan masih menjadi misteri. Sebab, sering kali ada banyak faktor yang dapat memengaruhi bagaimana kondisi keuangan kita dalam 5 tahun mendatang, seperti biaya pengeluaran sehari-hari, biaya cicilan, biaya tak terduga, dan lain sebagainya.

Namun terlepas dari itu semua, hal pertama yang perlu dilakukan agar dapat memprediksi kondisi keuangan kita untuk 5 tahun mendatang adalah rencana keuangan. Dengan adanya rencana keuangan, kamu dapat memprediksi besaran dana yang kamu miliki dalam 5 tahun mendatang.

Selain dapat digunakan untuk memprediksi kondisi keuangan dalam 5 tahun mendatang, dengan membuat perencanaan keuangan, kamu dapat membatu kamu dalam mencapai target keuangan ke depannya. Selain itu kamu juga bisa mendapat sejumlah manfaat lainnya.

Cara Menyusun Rencana Keuangan

Melansir dari situs sikapiuangmu.ojk.go.id, kamu dapat menyusun perencanaan keuangan pribadi melalui 5 langkah berikut ini:

1. Mengevaluasi kondisi keuangan pribadi saat ini

Melakukan analisis dengan memperhatikan kondisi terkini, seperti status perkawinan, jumlah anggota keluarga, kondisi pekerjaan, usia, kondisi kesehatan, dan lain-lainnya.

2. Menyusun tujuan-tujuan keuangan pribadi

Rencana keuangan dapat disusun berdasarkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek, seperti :

- Memiliki tabungan di bank sebanyak 20 juta pada 2 tahun ke depan,
- Ingin memiliki rumah sendiri pada 10 tahun ke depan,
- Memiliki mobil pribadi 3 tahun ke depan,
- Menunaikan ibadah haji 15 tahun ke depan.

3. Menyusun perencanaan keuangan dan alternatifnya untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan tersebut

Perencanaan keuangan dapat berupa kegiatan yang akan dilakukan dan bauran produk keuangan yang akan digunakan, dikaitkan dengan jangka waktu pencapaiannya, misalkan:

- Membayar sebesar Rp. 350.000/bulan untuk premi asuransi pendidikan anak selama 10 tahun
- Menabung sebesar Rp. 500.000/bulan untuk dana naik haji selama 15 tahun
- Mencicil sebesar Rp. 1,5 juta/bulan untuk kredit pembelian mobil selama 10 tahun

4. Melaksanakan perencanaan keuangan yang sudah tersusun dengan disiplin

5. Mereviu dan menyempurnakan rencana keuangan secara periodik untuk menyesuaikan kondisi keuangan terkini

Kondisi keuangan seseorang bisa berubah. Misalnya seperti lahirnya anggota keluarga baru, mengalami sakit yang membutuhkan biaya besar dan terganggunya sumber penghasilan keluarga, meningkatnya pendapatan secara signifikan, dan lain-lain.

Jika terjadi perubahan, maka proses perencanaan keuangan akan dilakukan lagi dimulai dari awal proses (mengevaluasi kondisi keuangan terkini) dan diteruskan dengan proses-proses berikutnya.

Nah nantinya, berdasarkan hasil perencanaan keuangan inilah kamu dapat memprediksi kondisi keuangan milikmu mendatang. Semoga bermanfaat ya detikers!

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT