Tahun 2023 Sebentar Lagi, Enaknya Investasi Apa yang Tambah Cuan?

ADVERTISEMENT

Tahun 2023 Sebentar Lagi, Enaknya Investasi Apa yang Tambah Cuan?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 19 Des 2022 16:55 WIB
Ilustrasi investasi uang kripto.
Ilustrasi/Foto: Shutterstock
Jakarta -

Tahun baru identik dengan resolusi atau janji diri sendiri untuk melakukan sesuatu. Tak cuma dari sisi kesehatan, kebugaran, pekerjaan, percintaan, tapi juga resolusi di bidang keuangan.

Di tahun yang baru, juga harus memiliki resolusi untuk berinvestasi supaya tahun depan makin cuan dan makin cepat menuju financial freedom. Pilihan investasi juga makin beragam, mulai dari reksa dana sampai Surat Berharga Negara (SBN) bisa dibeli untuk memupuk uang agar tak tergerus inflasi.

PR & Corporate Communication Lead Bibit, William, menjelaskan meski tahun 2022 adalah tahun yang cukup menantang secara ekonomi, masyarakat dapat mewujudkan tujuan keuangan mereka melalui investasi dengan cara-cara yang tepat di produk investasi yang tepat melalui platform yang telah mendapatkan legalitas dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Melalui berbagai upaya edukasi dan literasi yang kami lakukan, Bibit selalu mengatakan kepada masyarakat dan pengguna bahwa konsistensi dalam berinvestasi adalah yang terpenting. Bukan berapa besar yang bisa tabung, namun seberapa disiplinnya kitalah yang akan menentukan. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit itu masih relevan," kata William, ditulis Senin (19/12/2022).

Dalam menyambut hadirnya tahun 2023 sebentar lagi, investasi juga harus segera dimiliki baik itu untuk dana tabungan, dana pensiun, dana pendidikan anak, memiliki dana darurat, membeli hunian impian, pergi ke Tanah Suci untuk beribadah atau untuk tujuan keuangan lainnya. Terlebih di momen pergantian tahun nanti, William mengajak masyarakat memantapkan niat untuk menjadikan 2023 sebagai tahun yang gemilang.

Bagi para investor pemula yang belum familiar dengan pasar modal, Bibit menawarkan investasi reksa dana dengan aman, mudah, dan seamless. Sebagai informasi, pengelolaan investasi reksa dana di Bibit dilakukan oleh manajer investasi yang diseleksi berdasarkan profesionalitas dan rekam jejak yang baik.

Keuntungan dari investasi reksa dana tidak dikenakan pajak. Selanjutnya, investasi reksa dana dapat langsung dilakukan di aplikasi Bibit karena pembukaan rekening hanya perlu beberapa menit dan prosesnya 100% online. Dia mengungkapkan membeli atau menjual reksa dana di Bibit tidak dikenakan biaya komisi.

"Apabila pengguna ingin mencairkan investasinya, prosesnya juga cukup cepat dan tidak dikenakan biaya," ujarnya.

Bagi investor pemula yang mungkin masih belum paham betul soal reksa dana, Bibit juga memiliki fitur Robo Advisor yang bisa membantu investor memilih reksa dana, apakah itu reksa dana pasar uang, reksa dana obligasi atau reksa dana saham yang sesuai dengan profil risiko.

Saat ini Bibit merupakan mitra resmi pemerintah untuk Mitra Distribusi penjualan SBN. Pada penerbitan SBN Syariah Seri ST009 (masa penawaran 11-30 November 2022), Obligasi Negara Ritel seri ORI022 (masa penawaran 26 September-20 Oktober 2022), dan SBSN ritel seri SR017 (masa penawaran 19 Agustus-14 September 2022) tempo hari, Bibit menjadi Mitra Distribusi kategori Fintech yang mencetak penjualan terbanyak. Sebelumnya, dalam penjualan Savings Bond Ritel seri SBR011 pada 25 Mei-16 Juni 2022, Bibit juga menjadi Mitra Distribusi kategori Fintech yang mencatat jumlah investor terbanyak.

Saat ini tercatat ada 90.596 portofolio investasi di Bibit yang berhasil tercapai, termasuk 1.997 pasangan yang menikah dengan uang yang mereka investasikan di Bibit, 1.907 orang yang membeli rumah idaman serta 2.255 investor yang mewujudkan liburan impian mereka.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT