Mengenal Hedonisme, Gaya Hidup yang Bisa Merusak Isi Kantong

ADVERTISEMENT

Mengenal Hedonisme, Gaya Hidup yang Bisa Merusak Isi Kantong

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 26 Jan 2023 07:00 WIB
Ibu-ibuKaum Sosialita di Kalangan Masyarakat Kota. dikhy sasra/detikfoto
Ilustrasi Gaya Hidup Hedonisme/Foto: dikhy sasra
Jakarta -

Hedonisme adalah salah satu gaya hidup yang dirasa kurang baik, terutama untuk kesehatan finansial jangka panjang. Lantas apa itu hedonisme?

Diketahui bahwa istilah hedonisme sendiri berasal dari bahasa Yunani "Hedone" berarti kesenangan. Dengan begitu, secara umum pengertian hedonisme adalah gaya hidup yang berfokus mencari kesenangan dan kepuasan tanpa batas.

Sifat hedonisme adalah berusaha menghindari hal-hal yang menyakitkan atau menyusahkan dengan memaksimalkan perasaan-perasaan menyenangkan, begitu seperti dikutip dari laman bank OCBC NISP.

Contoh hedonisme dalam kehidupan sehari-hari adalah perilaku berbelanja secara boros dengan membeli apa yang diinginkan, kebiasaan membeli makanan fast food yang tidak sehat, dan lain sebagainya.

Dampak Hedonisme Bagi Kehidupan

Hedonisme sebenarnya memiliki sisi positif, yaitu mengajak manusia untuk menikmati kehidupan dengan kebahagiaan dan kesenangan. Agar manusia tidak selalu dalam keadaan murung atau sedih.

Namun apakah hedonisme selalu baik? Perlu diketahui bahwa meski memiliki sedikit sisi positif, gaya hidup hedonisme biasanya dapat menjadi salah satu jenis gaya hidup paling tidak sehat, baik bagi mental maupun finansial.

Saat ini banyak orang larut dalam kesenangan dan kebahagian berlebihan sehingga terjerumus pada gaya hidup hedonis. Padahal dampak hedonisme bisa berakibat fatal, terutama pada hal keuangan. Simak dampak hedonisme dari sisi negatif.

1. Hidup Tanpa Orientasi Keuangan yang Jelas

Gaya hidup hedonis cenderung memenuhi keinginan belaka, sehingga dampak hedonisme adalah Anda bisa hidup tanpa orientasi keuangan yang jelas. Pastinya hal ini berakibat tidak baik. Karena Anda mengeluarkan uang tanpa mempertimbangkan aspek kebutuhan dan prioritas.

2. Struktur Keuangan Jadi Tidak Sehat

Salah satu dampak hedonisme adalah struktur keuangan jadi tidak sehat. Sebab gaya hidup hedonis membuat Anda banyak berbelanja sesuatu kurang penting. Sehingga pengeluaran Anda lebih besar daripada pemasukan. Sehingga keuangan menjadi tidak sehat.

3. Tidak Adanya Dana Darurat dan Investasi

Pelaku gaya hidup hedonisme tidak memikirkan masa depan. Oleh karena itu, dampak hedonisme adalah pelaku tidak memiliki dana darurat dan investasi. Ketika memiliki uang, mereka langsung menghabiskan untuk kesenangan sementara.

4. Tidak Punya Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

Anda tidak akan memiliki rencana keuangan jangka panjang merupakan dampak hedonisme. Sebab pelaku hanya berfokus pada pemenuhan kesenangan dan kebahagiaan saat ini. Mereka lebih memikirkan bagaimana memenuhi gaya hidup mewah sehingga bisa mengalahkan orang lain. Akibatnya, keuangan gaya hidup hedonis cenderung langsung habis.

Cara Mengatasi Hedonisme

1. Mengubah Mindset Konsumtif Jadi Produktif

Cara mengatasi hedonisme pertama, yaitu mengubah mindset konsumtif jadi produktif. Anda harus memiliki pola pikir memandang sesuatu berdasarkan produktivitasnya. Pertimbangkan keuntungan di masa sekarang dan masa mendatang.

2. Menyadari Bahwa Hidup Bukan Tentang Senang-Senang Saja

Menyadari bahwa hidup bukan tentang senang-senang saja merupakan cara mengatasi hedonisme. Anda sebagai manusia harus memahami bahwa kehidupan ini selalu berputar. Kadang Anda akan diberikan masalah sehingga membuat suasana sedih, susah, hingga kesulitan. Tetapi Anda juga akan memperoleh perasaan senang dan bahagia pada waktu tertentu.

3. Susun Target dan Rencana Keuangan Jangka Panjang

Salah satu cara mengatasi hedonisme adalah menyusun target dan rencana keuangan jangka panjang. Ketika Anda mempunyai financial planning dan memikirkan masa depan, maka Anda bisa mengontrol gaya hidup. Sebab terdapat hal jauh lebih penting di masa mendatang.

4. Membatasi Diri Saat Melakukan Self-Reward

Self-reward sering kali menjerumuskan kita pada gaya hidup hedonis. Sehingga cara mengatasi hedonisme adalah membatasi diri saat melakukan self-reward. Anda harus paham kapan waktunya self-reward. Jangan sampai melakukannya secara terus menerus.

5. Membatasi Diri Saat Melakukan Self-Reward

Self-reward sering kali menjerumuskan kita pada gaya hidup hedonis. Sehingga cara mengatasi hedonisme adalah membatasi diri saat melakukan self-reward. Anda harus paham kapan waktunya self-reward. Jangan sampai melakukannya secara terus menerus.

6. Mencatat Setiap Pengeluaran dan Pemasukan

Gaya hidup hedonis berkaitan dengan sifat boros. Oleh sebab itu, cara mengatasi hedonisme adalah mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan. Dengan demikian Anda bisa mengontrol keuangan Anda dan menerapkan hidup hemat.

7. Mengurangi Penggunaan Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit bisa menimbulkan kesenangan sesaat. Karena Anda tinggal menggesek untuk membeli sesuatu. Karena tidak mengeluarkan cash money, maka Anda akan sulit mengontrol pengeluaran. Sebaiknya, cara mengatasi hedonisme adalah mengurangi penggunaan kartu kredit. Agar Anda tidak terlena dan tergiur terus berbelanja hingga tagihan membludak.

8. Selektif Saat Memilih Lingkaran Pertemanan

Lingkungan menjadi faktor penting dalam mempengaruhi gaya hidup Anda. Sehingga, usahakan untuk selektif saat memilih lingkaran pertemanan. Hindari circle yang mendorong Anda untuk mengedepankan gaya hidup mewah.

Nah, itu tadi penjelasan apa yang dimaksud gaya hedonisme. Sekarang detikers jadi lebih paham kan, apa dampak buruk dari hedonisme?

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT