Konsultasi Keuangan
Memulai Bisnis Franchise
Jumat, 20 Apr 2007 10:44 WIB
Jakarta - Sekarang sedang marak bisnis franchise. Saya sangat tertarik. Saya saat ini memiliki dana sekitar Rp 10 juta. Pertanyaan:1. Bisnis Franchise apa yang cocok dengan modal yang saya miliki ?2. Apa yang harus saya persiapkan sebelum ikut franchise ?3. Pertimbangan apa yang perlu saya pikirkan sebelum ikut franchise ?4. Berapa lama kira-kira bisnis franchise itu bisa menguntungkan ?5. Apakah bisnis secara franchise lebih menguntungkan ketimbang merintis usaha sendiri ? Jawaban :Ibu Ida, memiliki keinginan untuk terjun ke bisnis franchise berarti kita mau terjun ke dunia wirausaha. Jika Ibu sebelumnya adalah seorang karyawan, maka dunia wirausaha ini adalah dunia yang lain sama sekali. Untuk mendapatkan keuntungan dari dunia wirausaha ini tidaklah mudah. Kita perlu perjuangan yang membutuhkan waktu yang kadangkala cukup lama, bahkan harus diawali dengan kegagalan. Dengan ketekunan dan kegigihan kita dapat bangkit kembali dan meraih kesuksesan. Jadi modal awal untuk masuk bisnis franchise adalah mental kita.Saat ini bisnis franchise atau waralaba sedang menjamur, berbisnis franchise adalah memiliki usaha dengan "meniru" usaha yang sudah berhasil sebelumnya. Jadi dengan biaya awal tertentu akan mendapatkan support untuk sistem manajemen, keuangan dan pemasarannya. Selain biaya awal, ada biaya lain yang harus dibayar, misalnya biaya royalti, biaya jasa, biaya lisensi dan biaya pemasaran.Setiap bisnis franchise pasti memiliki aturan tertentu yang berbeda satu sama lain, apakah menyangkut biayanya, dimana usaha ini dijalankan, kapan usaha ini balik modal. Ada baiknya kita memilih terlebih dahulu konsultan franchise yang kita percayai. Dari konsultan franchise ini kita akan mendapatkan informasi yang cukup lengkap bagaimana menjalankan bisnis ini, mulai dari konsep bisnis franchise sampai bagaimana menjalankannya.Dilihat dari sisi perencanaan keuangan, maka pengelolaan bisnis franchise haruslah terpisah dari keuangan keluarga. Jika ini tercampur, biasanya keuntungan ataupun kerugian dari bisnis yang kita jalankan tidak terlihat. Keuangan keluarga kelihatan defisit saat bisnis merugi, sedangkan keuangan keluarga kelihatan suplus saat bisnis menguntungkan. Pemisahan keuangan secara tertib akan membuat perkembangan bisnis franchise kita lebih kelihatan.Selamat berbisnis franchise.Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planning
(qom/qom)











































