Ini Dia Saham-saham yang Bakal Kinclong di Tahun Pemilu

Ini Dia Saham-saham yang Bakal Kinclong di Tahun Pemilu

- detikFinance
Senin, 24 Feb 2014 16:40 WIB
Ini Dia Saham-saham yang Bakal Kinclong di Tahun Pemilu
Jakarta - Investasi saham dinilai sebagai salah satu jenis instrumen investasi yang tidak berdampak signifikan terhadap keriuhan pesta demokrasi 5 tahunan yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden.

Kepala Riset Mandiri Sekuritas John Rachmat mengatakan, ada beberapa sektor yang bakal kinclong di tahun ini di antaranya perkebunan, konsumer, perbankan, properti, dan konstruksi.

"Ada sektor-sektor yang justru bagus di tahun ini perkebunan misalnya, konsumer. Selain itu ada juga potensi untuk perbankan, properti, dan konstruksi," kata John saat acara Mandiri Sekuritas Group Investor Forum 2014 dengan tema 'Strategi Investasi di Tahun Politik' di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (24/2/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, sektor perkebunan dinilai tidak terlalu berpengaruh terhadap makro ekonomi Indonesia. Apalagi, suplai berkurang sementara permintaan banyak sehingga menyebabkan harga CPO ikut terkerek.

Ditambah, sektor perkebunan khususnya kelapa sawit sangat tergantung pada produksi dan permintaan. Saat ini, pohon sawit yang usianya mencapai 4 tahun jumlahnya jauh lebih kecil dari tahun-tahun sebelumnya.

Di tahun 2012, jumlahnya mencapai 880 ribu hektar sementara di tahun 2013 angkanya mencapai 550 ribu hektar dan di tahun ini, jumlahnya diperkirakan terus menyusut menjadi hanya 137 ribu hektar.

"Suplai lebih kecil daripada permintaan jadi harga bisa naik," katanya.

Dari sisi konsumsi, peraturan pemerintah terkait penggunaan campuran bahan bakar solar juga ikut memberi peluang peningkatan konsumsi kelapa sawit.

"Dengan peraturan ini konsumsi kelapa sawit akan besar. Peningkatan extra bisa 1 juta ton konsumsinya. Ini berakibat harga CPO bisa naik 13-15%, saham yang bisa dilirik BWPT, Astra Agro," terang dia.

Sementara untuk sektor konsumer, di setiap pemilihan umum tingkat konsumsi masyarakat di sektor konsumer meningkat tajam. Diprediksi akan ada sirkulasi dana mencapai Rp 11 triliun dalam ajang pesta pemilu ini.

"Angka Rp 11triliun akan muncul di awal pemilu baik DPR maupun presiden sehingga ada tambahan konsumer. Saham yang bisa dipertimbangkan Ramayana, ICBP, Kalbe Farma, LPPF, Semen Gresik," kata dia.

Di sisi lain, sektor perbankan, properti, dan konstruksi juga masih bakal menguntungkan di tahun ini.

"Beberapa sektor perbankan seperti BRI, BTPN, Bank Jabar. Properti BSDE, Summarecon, Ciputra. Konstruksi WIKA, Waskita, dan PTPP," pungkasnya.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads