Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 24 Agu 2019 19:10 WIB

Pengin Jajal Investasi Saham? Baca Dulu Tips Ini

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Bursa Efek Indonesia/Foto: Rachman Haryanto Bursa Efek Indonesia/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Investasi merupakan salah satu cara untuk menyimpan dan meningkatkan aset. Salah satu wadah berinvestasi yang kini tengah digenjot adalah investasi di pasar modal.

Untuk investor pemula, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin berinvestasi di bursa saham.

Aakar Abiyasa CEO Jouska menjelaskan, pertama, calon investor harus mengetahui sektor apa yang ingin dibidik. Misalnya jika ingin berinvestasi di properti maka yang harus dicari tahu adalah bagaimana perusahaan menjalankan bisnisnya.

"Kalau mau investasi di properti harus dilihat dan dicari tahu dulu apakah dia hanya menjual lahan, menyewakan, harus tahu land bank berapa banyak dan sisanya berapa," kata Aakar di JCC, Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

Dia mengungkapkan, hal tersebut sangat diperlukan untuk investor pemula. Karena jika sudah memahami sektor yang dibidik maka bisa menjadi selangkah lebih maju dan tidak salah dalam berinvestasi.

Kemudian yang kedua adalah harus mengenali perusahaan. Mulai dari sejarah sampai pengurus perusahaan.

"Ketika investasi itu kita harus trust atau percaya sama manajemen. Siapa yang menjalankan perusahaan tersebut. Jadi harus dipetakan juga jajarannya," jelas dia.


Ketiga, jika kedua hal tersebut sudah dipahami, barulah calon investor membidik jangka waktu investasi tersebut. Hal ini dilakukan agar investasi bisa lebih realistis.

Menurut dia, kemudian calon investor bisa memperhatikan berapa besar kapitalisasi pasar sampai valuasi perusahaan tersebut.

Aakar mengatakan dalam berinvestasi di saham memang harus memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi.

"Salah satu jalan aman di pasar modal ya pengetahuan, harus skeptis, harus selalu ingin tahu. Kok begini, kok begitu ya banyak tanya buat dapat informasi sebanyak-banyaknya," jelas dia.

Dia menyampaikan, belajar di pasar modal juga harus praktik. Jadi jangan sampai terlalu banyak teori.

"Belajar di pasar modal itu harus praktik, karena sambil praktik itu kita akan mengerti dengan apa yang kita pelajari," imbuh dia.



Simak Video "Dapat Tugas Tambahan Urus Investasi, Luhut: Ya Terima Saja"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com