"Dua produk ini adalah produk reksa dana pertama yang kami terbitkan," ujar Direktur Sarijaya, Zulfiyan Alamsyah, dalam jumpa pers di restoran Sari Kuring, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
Pernyataan efektif dua produk ini telah diperoleh dari Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 24 Maret 2008 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga NAV per unit awalnya sebesar Rp 1.000 dengan maksimum penerbitan sebanyak 1 miliar unit. Untuk pembelian awal minimal Rp 5 juta.
"Biaya pembelian yang kita kenakan maksimum 1%, dan biaya manajer investasi maksimum 1,5%," ujar Zulfiyan.
Untuk Sarijaya Smart Mix, pengelolaan modal akan ditempatkan di saham, obligasi dan pasar valuta asing. Komposisinya pada kisaran 5-75%.
Sarijaya Smart Equity, pengelolaan modalnya akan ditempatkan di saham mulai 80-100% dan pasar valuta asing 0-20%.
"Bank kustodian yang kita tunjuk adalah Bank Niaga dengan manajer investasi PT Sarijaya Permana Sekuritas," ujar Fund Manager Sarijaya, Daniel Dwi Seputro.
Sementara target dana kelolaan dua produk ini di tahun 2008 sebesar Rp 700 miliar.
(dro/ir)











































