Jawaban:
Halo Bapak Farid. Terima kasih atas pertanyaannya.
Saya sangat senang di umur Anda yang masih muda ini ternyata sudah memikirkan untuk berinvestasi dan berencana memiliki rumah sendiri. Seperti yang telah Anda ceritakan, bahwa saat ini Anda memiliki penghasilan per bulan sebesar Rp 4 juta dan memiliki tabungan Rp 10 juta. Pengeluaran rutin Anda saat ini mencakup biaya kuliah sebesar Rp 565.000 per bulan dan biaya kos Rp 300.000 per bulan. Bila saya hitung, maka sisa arus kas Anda per bulan yaitu Rp 3,1 juta setiap bulannya. Jumlah ini yang harus dikelola dengan baik setiap bulannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- 50% - 60% untuk biaya hidup bulanan.
- 20% untuk tabungan dan investasi sesuai tujuan finansial.
- 10% untuk dana darurat.
- Maksimal 30% apabila masih ada cicilan pinjaman. Bilamana ada, maka alokasi untuk pos pengeluaran lain akan berkurang.
Mengapa reksa dana saham? Karena jenis reksa dana ini dapat memberikan imbal hasil mencapai 20% per tahun, dan ideal untuk jangka waktu investasi di atas 5 (lima) tahun. Terlebih di usia yang masih cukup muda, seharusnya Anda lebih agresif dalam berinvestasi. Saat lulus nanti, maka sebaiknya Anda menambah lagi jumlah investasi bulanan karena berkurangnya komitmen untuk biaya kuliah.
Dari setiap rencana yang sudah Anda buat untuk masa depan, yang paling penting adalah disiplin dalam berfinansial. Kedisiplinan akan membawa Anda pada mimpi terbesar Anda untuk memiliki rumah impian dan sekaligus usaha pribadi. Semoga dapat bermanfaat untuk masa depan Anda. Live a beautiful life!
(dnl/dnl)











































