Konsultasi Perencanaan Keuangan

img_list
Prita Ghozie CEO & Founder ZAP finance Financial & Business Planner (CFP)
Follow detikFinance
Sabtu 25 Nov 2017, 08:56 WIB

Yuk Simak Tips Investasi Dana Liburan untuk Keluarga Muda

Prita Hapsari Ghozie - detikFinance
Yuk Simak Tips Investasi Dana Liburan untuk Keluarga Muda Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Travelling atau liburan adalah kebutuhan setiap keluarga muda di Indonesia. Sebuah kegiatan menyenangkan yang telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kelas menengah ini bahkan termasuk dalam daftar 5 teratas tujuan keuangan bagi orang Indonesia. Menjelang akhir tahun, liburan hampir menjadi tujuan keuangan banyak keluarga yang mulai dipersiapkan sejak sekarang. Dikarenakan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, investasi dana liburan sebaiknya juga dilakukan. Bagaimana langkahnya?

Pertama, pemilihan tujuan liburan. Investasi dana liburan dimulai dari ke mana destinasi wisata Anda dan seperti apa gaya berliburnya. Durasi juga menentukan keseluruhan biaya liburan. Jumlah kebutuhan dana liburan ditentukan dengan penyusunan anggaran awal.

Kedua, penyusunan anggaran liburan. Idealnya, anggaran disusun dari jauh-jauh hari. Semakin matang perencanaan, semakin menyenangkan liburan Anda. Arahkan pilihan berlibur sesuai dengan batas kemampuan keuangan. Untuk Anda yang punya anak kecil, ajak mereka untuk ikut berencana. Tentukan tempat pilihan berlibur, berapa anggarannya, sehingga semua anggota keluarga ikut kontribusi dalam mencapai target kebutuhan dana.

Anggaran harus dibuat secara realistis dan sesuai dengan gaya liburan Anda. Pos anggaran liburan umumnya terdiri dari pos tiket & akomodasi, pos makan dan minum, pos belanja, serta pos transportasi. Umumnya, seseorang fokus mempersiapkan biaya akomodasi dan tiket pesawat karena jumlahnya dapat memakan porsi terbesar dalam anggaran.

Ketiga, investasi untuk mencapai tujuan liburan. Sumber dana untuk berlibur dapat diambil dari penghasilan rutin seperti gaji mau pun penghasilan lain. Bila anggaran liburan cukup besar, maka sebaiknya Anda menyisihkan sejumlah uang dari penghasilan bulanan ke tabungan atau investasi.

Pemilihan produk untuk investasi dana liburan dapat berupa produk keuangan seperti reksa dana maupun properti. Apabila Anda mengalokasikan sebagian penghasilan secara berkala untuk diinvestasikan, maka reksa dana sangat tepat sebagai produk investasi. Apabila Anda memiliki dana besar, maka alternatifnya adalah membeli aset properti yang disewakan. Hasil sewa yang diperoleh tahunan mau pun 6 bulanan yang akan digunakan sebagai dana hasil investasi liburan.

Keempat, realisasi rencana liburan. Beberapa bulan sebelum waktu yang ditentukan tiba, maka Anda mulai melakukan pemesanan sesuai dengan dana yang berhasil dikumpulkan. Manfaatkan ajang travel fair untuk mendapatkan harga khusus dan berbagai bonus yang menjadi tambahan dana bagi Anda. Sebaiknya lakukan perbandingan harga agen perjalanan dengan harga pembelian langsung ke perusahaan penerbangan dan penginapan secara online. Masing-masing agen umunya mengambil besaran fee yang berbeda.

Terakhir, perencanaan dana darurat dan asuransi. Liburan adalah kegiatan bersenang-senang bersama keluarga. Namun, hal tak terduga bisa saja terjadi yang mungkin dapat mengurangi kesenangan. Hal yang penting juga adalah pembelian asuransi perjalanan. Jenis polis ini akan sangat berguna untuk mengurangi kerugian bila terjadi musibah selama perjalanan atau pun Anda batal berlibur. Tambahan lagi, dana darurat sebaiknya juga dipersiapkan untuk mengantisipasi kelebihan anggaran. Jumlah dana darurat yang ideal untuk dipersiapkan sebesar 10% dari keseluruhan anggaran liburan keluarga. Live a Beautiful Life! (hns/hns)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar perencanaan keuangan, properti dan UKM.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed