Total tambahan pasokan ruang perkantoran sewa di Jakarta sepanjang 2011 diperkirakan mencapai 201.150 meter persegi.
Jumlah pasokan ruang perkantoran sewa di Jakarta diprediksi akan meningkat di 2012 menjadi 274.000 meter persegi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk triwulan IV-2010, tidak ada tambahan pasokan ruang perkantoran sewa di Jakarta yakni tetap seluas 6,14 juta meter persegi.
"Berdasarkan jenis usahanya, asuransi, konsultan, trading, dan bank merupakan sektor-sektor usaha yang aktif melakukan ekspansi pada triwulan IV-2010," demikian survei BI tersebut.
Di tengah pasokan yang tidak bertambah, permintaan akan ruang sewa perkantoran ternyata tetap tinggi. Hal itu menyebabkan tingkat hunian sewa perkantoran selama triwulan IV-2010 pun meningkat dari 89,30% (triwulan III-2010) menjadi 89,68%.
Tarif sewa perkantoran pun mengalami peningkatan sebesar 0,89% (quarter to quarter) menjadi Rp 157.117/meter persegi/bulan.
Perkantoran Jual
Untuk perkantoran jual di Jakarta, pada triwulan I-2011 akan mendapatkan tambahan dengan selesainya pembangunan Central Park seluas 62.665 meter persegi.
Secara keseluruhan, penambahan pasokan ruang perkantoran jual di 2011 diperkirakan mencapai 203.455 meter persegi yang berasal dari pembangunan gedung The Oval, Graha 18 Tower B-E, Office 8, dan lain-lain.
Sama halnya dengan ruang perkantoran sewa, ruang perkantoran jual pada triwulan IV-2010 tidak mengalami tambahan tetap sebanyak 952.442 meter persegi. Namun jika dibandingkan dengan triwulan IV-2009 pertumbuhannya cukup signifikan mencapai 30,2%.
Relatif terbatasnya pasokan di tengah permintaan ruang kantor yang meningkat menyebabkan tingkat hunian meningkat dari 94,49% (triwulan I-2010) menjadi 94,94% pada triwulan IV-2010. Hal itu juga diikuti dengan kenaikan harga jual sebesar 0,78% menjadi Rp 15,2 juta per meter persegi. (qom/dnl)











































