Pasang Bunga 7,5%, KPR BCA Laris Manis

Pasang Bunga 7,5%, KPR BCA Laris Manis

- detikFinance
Jumat, 26 Agu 2011 14:59 WIB
Pasang Bunga 7,5%, KPR BCA Laris Manis
Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan suku bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) efektif 7,5% tahun pertama rangka menyambut Puasa dan Lebaran. Suku bunga rendah tersebut ternyata berhasil mendorong KPR BCA tumbuh hingga 60%.

Demikian disampaikan Presiden Direktur BCA Jahja Setiaadmadja ketika dihubungi detikFinance di Jakarta, Jumat (26/8/2011).

"KPR BCA menyambut Puasa dan Lebaran ada promo bunga murah. KPR kita pasang bunga 7,5% di tahun pertama, dengan ini ada pertumbuhan KPR hingga 60%," kata Jahja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, KPR BCA dari promo ini pertumbuhannya cukup tinggi dan berbeda-beda disetiap daerah. Tetapi pertumbuhannya hingga 35-60%.

"Ada yang 35% juga pertumbuhannya tergantung daerahnya. Kita harap kesempatan lebaran itu cukup besar karena ada tambahan kemampuan untuk kredit, jadi kita berikan bunga yang terjangkau lah," tambahnya.

Dijelaskan Jahja, ini kali pertamanya BCA memberikan bunga murah. Menurutnya, program BCA ini akan terus berlanjut di tahun berikutnya.

"Kita coba berikan kredit sebanyak-banyaknya. Tidak ada plafon khusus, pokoknya tinggal ajukan saja," terangnya.

Jahja mengharapkan dengan terus dikucurkannya kredit, Rasio Kredit Terhadap Pendanaan (Loan To Deposit Ratio/LDR) yang masih cukup rendah otomatis bisa meningkat. BCA, sambungnya terus berusaha memenuhi aturan LDR BI yang dipatok di 78%.

Per semester I-2011 Kredit BCA secara keseluruhan mengalami pertumbuhan 21,4% menjadi Rp 169,7 triliun hingga akhir Juni 2011. Dibandingkan dengan periode sebelumnya, Rp 131,55 triliun. Pertumbuhan kredit berimbang disegala segmen, baik konsumer, mikro dan usaha kecil serta kredit komersil.

Kredit mikro dan konsumen masing-masing mencapai Rp 65,7 triliun dan Rp 39,9 triliun. Sementara kredit korporasi Rp 54,2 triliun, naik tipis 9% dari periode yang sama tahun lalu Rp 49,72 triliun.


(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads