"Sekarang sudah tower II. Harga waktu dulu (tower I) Rp 281 juta. Sekarang sudah Rp 340 juta untuk tipe studio," kata Direktur Marketing ASRI, Lilia Setiprawarti di Jakarta, Jumat (6/1/2012).
Apartemen Silkwood Residences tower II ini menyediakan tiga tipe, studio, 1 bedroom, dan 2 bedroom. Unit terakhir dilabeli harga Rp 670 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil penjualan tower sebelumnya, memang sebagian pembeli adalah mahasiswa atau orang tua mahasiswa yang ingin memiliki tempat tinggal sementara sekaligus investasi jangka panjang.
"Hampir semua mahasiswa. Kalau karyawan kan lebih pilih di pusat kota. Karena banyak juga. Orang mau tinggal adalah untuk tujuan tertentu. Punya apartemen, apalagi di daerah Jakarta strip (pinggir) ratar untuk mahasiswa dan investasi," tegasnya.
Di sisi lain, ia mengatakan keberadaan tol (Jakarta-Merak) menjadi salah satu kunci sukses penjualan perseroan dalam beberapa tahun terakhir. Karena jalan bebas hambatan dapat mempercepat pencapaian target suatu perusahaan properti.
Akses ini dimanfaatkan masyarakat yang tinggal di pinggir Jakarta, termasuk Alam Sutera. Mereka menggunakan kendaraan pribadi untuk beraktivitas. Hal ini terjadi karena kondisi transportasi publik yang belum memadai. Akibatnya kemacetan di jalan tol pun kini terjadi.
"Sebetulnya masyarakat kelas bawah atau atas, mendambakan public transportation yang naik. Seperti di Jepang dan Singapura, yang schedule tertata baik. Kondisi di sini, orang dipaksa beli kendaraan pribadi karena butuh akses cepat. Akibatnya lokasi-lokasi (properti) dengan akses baik, otomaatis sangat dinikmati orang. Kemana-mana pakai kendaraan tersebut," tuturnya.
(wep/ang)











































